Laman

Silvio Berlusconi Indikasikan Bojan Krkic Dipertahankan

Berlusconi menganggap Bojan sebagai pemain yang dibutuhkan Rossoneri, 
dan berpeluang dipertahankan.



Presiden AC Milan Silvio Berlusconi mengungkapkan, Bojan Krkic kemungkinan bakal bertahan bersama Rossoneri setelah musim 2012/13 selesai.

Pemain berusia 22 tahun tersebut dikontrak Milan dari AS Roma pada awal musim ini dengan status pinjaman selama satu tahun.

Bojan sebelumnya didatangkan Roma dari Barcelona pada musim panas 2011, namun tim Catalunya ini secara otomatis memiliki klausul membeli kembali senilai €14 juta.

Milan punya opsi untuk membatalkan klausul Barcelona, walau Blaugrana berharap bisa membeli pemain itu kembali. Berlusconi sekarang menyatakan Bojan berpeluang untuk bertahan di Serie A.

“Kami menganggap Bojan sebagai pemain yang sangat berguna, karena visi dan kualitasnya,” ujar Berlusconi ketika ditanya mengenai masa depan penyerang muda itu.

“Saya kira dia bisa saja bertahan bersama Milan setelah musim ini.”

Bojan sudah melesakkan tiga gol dari 18 penampilannya di Serie A pada musim 2012/13.






>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Nigel De Jong Senang Mulai Pulih

Gelandang Milan tersebut tak sabar untuk bisa kembali bermain dan membawa timnya meraih hasil terbaik.



Setelah tiga bulan menjalani masa rehabilitasi, Nigel de Jong menunjukkan isyarat akan kembali pulih dari cederanya.

De Jong absen membela Milan setelah mengalami cedera Achilles Desember silam.

"Saya sangat senang, meski saya sudah absen nyaris tiga bulan, dan masih akan istirahat untuk beberapa waktu ke depan, perkembangan cedera saya sudah jauh lebih baik dan saya sudah kembali bisa berjalan," ungkap De Jong di Milan Channel.

"Secara psikis saya baik-baik saja, karena setiap saya pergi ke Milanello, saya berpikir bakal kembali bermain musim ini, semoga di final Liga Champions."

"Kita lihat saja nanti apakah kami bisa mencapainya, meski saya memiliki keraguan apakah saya bisa kembali bermain di musim ini," ujarnya.





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Stephan El Shaarawy Puji Kecemerlangan Samir Handanovic

Il Faraone terkesan dengan penampilan kiper asal Slovenia ini dalam Derby della Madonnina.



Penyerang AC Milan Stephan El Shaarawy mengaku terkesan dengan performa gemilang penjaga gawang FC Internazionale Samir Handanovic dalam Derby della Madonnina, Senin (25/2) dini hari WIB.

El Sha mampu menciptakan keunggulan bagi Rossoneri di babak pertama dan setelah itu beberapa kali Mario Balotelli mendapat banyak kesempatan mencetak gol. Namun, kiper asal Slovenia itu mampu menggagalkan banyak peluang sebelum akhirnya Ezequiel Schelotto menyamakan skor menjadi 1-1.

“Di babak pertama kami menciptakan banyak peluang, akan tetapi Handanovic bermain fantastis dan melakukan banyak penyelamatan gemilang,” puji El Shaarawy di laman resmi Milan.

“Hasil ini sedikit mengecewakan karena kami pantas menang sesuai dengan performa kami di lapangan,” imbuh penyerang berusia 20 tahun yang musim ini telah mencetak 16 gol di Serie A Italia.





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Derby Milan berbagi Angka


Schelotto langsung memberikan kotribusi sebagai pemain pengganti menggagalkan kemenangan Milan yang unggul melalui Stephan El Shaarawy di babak pertama.





Menurunnya penampilan AC Milan di babak kedua harus dibayar mahal karena mereka gagal mengepak poin sempurna dalam Derby della Madonnina di Giuseppe Meazza, Minggu (24/2) malam waktu setempat. 

I Rossoneri mendominasi jalannya pertandingan sepanjang babak pertama sehingga mampu menutup jeda dengan keunggulan 1-0 berkat gol Stephan El Shaarawy. Kombinasi menurunnya performa Il Diavolo Rosso serta membaiknya penampilan Inter membuat Ezequiel Schelotto dengan mudah menyamakan kedudukan setelah baru masuk selama dua menit menggantikan Esteban Cambiasso. 

Milan masih menempati urutan tiga classifica Serie A dengan 45 poin dari 26 pertandingan, diikuti Lazio dan La Beneamata dengan selisih satu angka, tapi I Biancocelesti belum memainkan laga pekan ini.


Babak pertama 

Milan mendapat peluang pertama ketika laga baru berjalan lima menit, namun sepakan Muntari dari luar kotak penalti usai mencuri bola dari pemain belakan Inter masih melebar di sisi gawang Handanovic. 

I Rossoneri terus melakukan tekanan, sisi kiri pertahanan Inter dapat ditembut De Sciglio hingga mencapai kotak penalti sayang sepakan pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu kembali melebar. 

La Beneamata sendiri tidak tinggal diam dengan penetrasi yang dilakukan rival, Inter mencoba melakukan tekanan dari sayap kanan namun dengan mudah dihentikan bek Milan saat memasuki area terlarang. 

Mexes sukses menghalau peluang Inter setelah Cassano memberikan umpan kepada Palacio di kotak penalti untuk membuat skor tetap imbang tanpa gol. 

Kedua tim gagal mengubah skor setelah masih-masing pemain menyia-nyiakan peluang emas. Pertama, Balotelli gagal memaksimalkan umpan silang De Sciglio ketika dirinya berada di depan gawang Handanovic. Kemudian sepakan Palacio di sisi kiri jauh melebar dari gawang Abbiati. 

Setan Merah akhirnya membawa skuat Massimiliano Allegri unggul di menit ke-21. Boateng bekerja keas memberikan umpan kepada El Shaarawy yang mampu melepaskan tembakan melambung meski mendapat penjagaan dua pemain Inter. Handanovic tak bisa berbuat banyak saat si kulit bundar menembus jalanya. 

Balotelli hampir menggandakan keunggulan Milan enam menit kemudian Berawal dari sepak pojok El Shaarawy, tandukan Balotelli memaksa Handanovic meninju bola, beruntung si kulit bundar jatuh di luar garis gawang yang kemudian berhasil diselamatkan mantan kiper Udinese. 

Balotelli kembali mendapat kans memperdayai Handanovic, namun sepakannya masih terlalu lemah dan mudah saja diamankan sang kiper. 

Cambiasso melakukan pelanggaran yang membuat Milan mendapat hadiah tendangan bebas di posisi berbahaya, namun eksekusi Balotelli masih membantur pagar betis. 

Babak kedua 

Milan langsung mendapat peluang melalui tendangan bebas, namun sundulan Boateng yang berusaha melanjutkan sepakan Montolivo masih melebar. Tidak lama giliran Inter yang diberikan free-kick setelah Palacio dilanggar di depan kotak penalti, tapi eksekusi Alvarez masih belum bisa mengancam Abbiati karena lebih dulu membentur pagar betis. 

Inter yang tampil lebih baik dibandingkan paruh pertama tadi berpeluang menyamakan skor di awal babak kedua. Abbiati melakukan refleks cepat untuk menepis peluang emas Guarin yang melepaskan tendangan voli, Cassano mencoba mendapatkan bola muntah tapi Mexes dengan cepat menutup ruang gerak bekas rekan setimnya. 

Handanovic sempat mendapat pertolongan medis setelah kepalanya terbentur kaki Balotelli yang berusaha menyambar bola, beruntung kiper asal Slovenia masih bisa melanjutkan pertandingan. Sebelum indisen tersebut, Guarin sempat melepaskan tendangan spekulasi dari jarak jauh tapi bola melambung jauh di mistar Abbiati. 

Pemain pengganti Ezequiel Schelotto membuat Derby Milan makin panas. Baru dua menit menit turun ke lapangan, Schelotto memberikan kontribusi positif dengan menaklukkan Abbiati lewat sundulannya yang menerima umpan Yuto Nagatomo. 

Inter nyaris berbalik unggul andai Palacio mampu meneruskan umpan Alvarez dengan sempurna. Tidak lama kemudian kembali Milan yang mengancam pertahanan I Nerazzurri, tapi tendangan Muntari masih melebar. Pertandingan berjalan lambat hingga memasuki sepuluh menit terakhir, gol Schelotto membuat Inter berbalik lebih mengendalikan permainan. 

Il Faraone melepaskan tendangan voli di dalam kotak penalti, namun bola membantur punggung Schelotto dan Allegri pun menarik pencetak gol untuk Milan itu untuk digantikan Bojan Krkic. 

Handanovic kembali menjadi pahlawan Inter setelah melakukan penyelamatan gemilang untuk memblok sepakan pemain pengganti M'Baye Niang. Terjadi kemelut di depan gawang Milan, namun Abbiati mampu menepis bola. 


Susunan Pemain 


INTER: 4-3-1-2
Handanovic; 
Zanetti, Ranocchia, Juan, Nagatomo; 
Gargano, Cambiasso, Alvarez; 
Guarin; 
Cassano, Palacio.

MILAN: 4-3-3
Abbiati; 
Abate, Zapata, Mexes, De Sciglio; 
Muntari, Montolivo, Nocerino; 
Boateng; Balotelli, El Shaarawy.










>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Seri A "Derby Della Madonnina" Pekan ke 26

Serie A pekan ke-26 antara FC Internazionale dan AC Milan di Giuseppe Meazza

25 Februari 2013





Ada beberapa hal yang menarik pada derby besok, yaitu tentang mantan pemain dari kedua klub masing yang kini akan bertarung dilapangan hijau untuk beradu gengsi kekuatan tim.


Lima Pertandingan Terakhir

Cassano adalah mantan pemain Milan yang kini memperkuat Inter dan dulu sempat satu tim bersama Pazzini yang kini memperkuat Milan dan mantan pemain Inter. Keduanya bersahabat tetapi tidak dilapangan hijau.
Balotelli dulunya juga adalah pemain Inter yang hijrah ke Manchester City dan saat ini telah berlabuh di AC Milan.



Prediksi Terlaris via Online
Note: Prediksi ini adalah prediksi para pengunjung situs berita olah raga ( goal.com/ID ).



Untuk ketiga pemain tersebut sepertinya akan selalu menjadi sorotan penting pada derby pekan ke-26 ini.
Siapakah diantara mereka yang akan menjadi pemain terbaik pada pertandingan nanti? yang pasti mereka akan selalu membuktikan diri sebaik mungkin kepada Fans-Mantan Fans, Tim-Mantan Tim, Rekan satu tim-Mantan Rekan.
Jangan lewatkan pertandingannya agar kita bisa menyaksikan kwalitas mereka dari menit pertama sampai akhir.

____________________________________________________________________________





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini. 
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Giampaolo Pazzini Puji Kerjasama AC Milan

"Saya kira anda bisa melihat kami sebagai sebuah tim malam ini," kata Pazzini.



Striker AC Milan Giampaolo Pazzini menyatakan kemenangan AC Milan atas Barcelona, Kamis [21/2] tadi adalah kemenangan tim. 

Barcelona datang ke San Siro di leg pertama 16 besar Liga Champions sebagai tim yang lebih difavoritkan, namun mereka justru kalah 2-0. 

"Dalam pertandingan seperti malam ini, segala aspek individu jatuh ke bumi. Saya kira anda bisa melihat kami sebagai sebuah tim malam ini," kata Pazzini seperti dilansir Football Italia. 

"Kami bermain dengan sempurna. Kami bermain sabar dan saya yakin kami pantas dengan kemenangan ini. Meskipun demikian kami tahu akan menjalani partai berat di leg kedua nanti," tambah Pazzini. 





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Kevin Constant Ungkapkan Rahasia Kesuksesan Milan

Mengalahkan Barcelona bukanlah hal mudah, tapi Milan bisa melakukannya. Salah satu pemain membocorkan rahasia mengalahkan jawara Spanyol itu.



Kemenangan 2-0 Milan atas Barcelona bukan diraih dengan upaya yang sedikit. Kevin Constant mengungkapkan Milan sudah bekerja keras sepanjang minggu untuk bisa meraih hasil maksimal dinihari tadi.

Diungkapkan bek Milan tersebut, selain bekerja keras, para pemain juga melakukan persiapan panjang menghadapi laga ini.

"Sepanjang pekan, kami sudah bekerja keras di lini pertahanan kami," ungkap Constant.

"Kami tahu Barcelona akan memainkan penguasaan bola, tapi kami sudah siap menghadapi mereka."

Constant juga menambahkan timnya sudah tahu Milan sesekali akan mendapatkan kesempatan membalas.

"Jika momen itu ada, kami siap memaksimalkannya. Jadi hasil ini merupakan langkah lebih lanjut, sesuatu yang bagus," ujarnya.

"Tapi kami tahu segala sesuatunya bisa berbeda di Barcelona. Semua tergantung kami untuk bisa kembali pulih dan melakukannya lagi," tegasnya.





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Carles Puyol Akui Milan Lebih Baik

Bek veteran Barcelona itu hanya berharap bisa membalas di Nou Camp.




Carles Puyol tak menyanggah Milan tampil lebih baik dalam memaksimalkan peluang mencetak gol setelah Barcelona dikalahkan 2-0 dinihari tadi.

Hasil tersebut membuat Barcelona harus bisa menang dengan marjin tiga gol di kandang sendiri untuk lolos ke perempat-final Liga Champions.

"Kami tahu mereka akan sulit dihadapi. Kami kurang kreatifitas dan Milan bermain bagus, mereka memiliki kualitas yang dibutuhkan, sementara kami malah kesulitan," ungkap Puyol.

"Hasil akhir laga juga terlalu berlebihan. Mereka tak banyak mendapatkan kesempatan, tapi bisa mencetak gol saat mendapatkannya."

"Saat ini mereka tim yang bagus, bermain sangat baik dengan gaya mereka dan bermain bagus dibanding tim lainnya," aku Puyol.

Ditambahkan Puyol, Barcelona harus fokus untuk laga leg kedua dua pekan lagi dan harus tampil maksimal untuk lolos ke babak berikutnya.

"Kami percaya dengan fans dan tim ini. Kami tahu apa yang bisa kami harapkan di Barcelona," tegasnya.





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


AC Milan Buka Jalan Ke Perempat-Final


Duo Ghana, Kevin-Prince Boateng dan Sulley Muntari, memastikan Milan mengantungi hasil vital untuk melangkah ke delapan besar.






AC Milan mengantungi modal amat berharga untuk melangkah ke fase perempat-final Liga Champions.
Tidak begitu diunggulkan meski menjadi tuan rumah di San Siro, Si Merah-Hitam sukses mempecundangi salah satu favorit juara, Barcelona, dengan skor 2-0 pada leg pertama putaran 16 besar, Kamis (21/2) dinihari WIB.

Keunggulan dua gol hasil kontribusi dua pemain asal Ghana, Kevin-Prince Boateng dan Sulley Muntari, yang disertai clean sheet ini membuat peluang armada pimpinan Massimiliano Allegri untuk melangkah ke delapan besar terbuka lebar.

El Barca sendiri wajib menang dengan selisih tiga gol bersih pada perjumpaan kedua di Camp Nou, bulan depan, apabila ingin melanjutkan partisipasi di ajang terelite antarklub Benua Biru musim ini.

Babak Pertama
Strategi pelatih Milan, Massimiliano Allegri, untuk mengimbangi Barcelona dengan mempergunakan skema serupa sang lawan, 4-3-3, terbilang cukup berhasil.
Kesamaan pola disertai pressure yang amat ketat dari Milan membuat The Catalans tak dapat leluasa mengembangkan permainan.
Walau El Barca tetap lebih dominan dalam penguasaan bola, seperti biasanya, I Rossoneri sanggup merepotkan lini belakang sang tamu di beberapa kesempatan. Peluang hadir melalui Stephan El Shaarawy, Sulley Muntari, dan Kevin-Prince Boateng meski gagal membuahkan hasil.

Pergerakan dinamis dari nama pertama bahkan tak hanya sekali menghadirkan potensi ancaman.
El Sha rajin menusuk ke dalam kotak penalti guna menyambut umpan-umpan yang kerap datang dari sisi kanan, via Boateng atau Ignazio Abate, tapi sentuhan striker muda Italia berdarah Mesir itu seringkali terlalu deras.
Sementara itu, Barcelona yang kesulitan menciptakan kans bersih sempat mengancam lewat sundulan Gerard Pique dan tendangan Xavi Hernandez dari luar kotak, namun keduanya tampak tidak terlalu membahayakan gawang Christian Abbiati.
Sampai babak pertama berakhir, kebuntuan skor belum berhasil dipecahkan kedua kubu.

Babak Kedua
Jalannya permainan di babak kedua tidak jauh berbeda dengan sebelum turun minum. Barcelona banyak menguasai bola, tetapi susah menerobos barikade pertahanan Milan.
Seperti juga di paruh pertama, Si Merah-Hitam toh tak melulu bertahan. Mereka bahkan sanggup mencuri keunggulan pada menit ke-57. Adalah Boateng yang membuat publik San Siro bergelora dengan gol yang dilesakkannya.
Bermula dari sepakan bebas keras Riccardo Montolivo yang terdefleksi Cristian Zapata, gelandang Ghana itu melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal dijangkau Victor Valdes.
Para pemain Barca memprotes keras karena bola terlihat mengenai tangan Zapata sebelum jatuh ke kaki Boateng, namun wasit Craig Thomson asal Skotlandia tetap mengesahkan gol tersebut.
Gol ini menambah kepercayaan diri pasukan tuan rumah. Tak lama berselang, mereka kembali menebar ancaman dengan diinisiasi aksi Boateng. Ia mengirim umpan silang ke arah El Sha. Beruntung bagi tim tamu, Dani Alves mampu menghalau bola.

Barca sendiri tentunya meningkatkan tempo permainan demi mengejar ketertinggalan. Sejumlah kesempatan diperoleh. Usai tendangan bebas Lionel Messi melenceng jauh dari sasaran, giliran Andres Iniesta yang berpeluang menyamakan kedudukan.
Sayang, sepakannya setelah melakukan cut in dari sisi kiri melebar tipis saja di samping gawang Abbiati. Sesaat kemudian, tembakan bebas yang dieksekusi Xavi juga masih gagal menemui target.
Terlalu memforsir serangan membuat Barca menyisakan banyak lubang di lini belakang. Ini berhasil dieksploitasi Rossoneri untuk menggandakan skor. Mendapat bola dari M’Baye Niang dari kanan, El Shaarawy kemudian melepas umpan terukur buat Muntari yang tak terkawal di kiri kotak penalti Barca. Rekan senegara Boateng itu langsung melesatkan tendangan voli kaki kiri untuk memaksa Valdes kembali memungut bola dari dalam gawangnya (81’).

Sembilan menit sisa waktu normal plus lima menit injury time gagal dimanfaatkan Barcelona untuk setidaknya memperkecil skor dan membawa pulang gol tandang yang berharga.


Susunan Pemain:

Milan (4-3-3): Christian Abbiati; Ignazio Abate, Philippe Mexes, Cristian Zapata, Kevin Constant; Riccardo Montolivo, Massimo Ambrosini, Sulley Muntari; Kevin-Prince Boateng, Giampaolo Pazzini (M'Baye Niang 75'), Stephan El Shaarawy (Bakaye Traore 87').

Cadangan: Marco Amelia, Mattia De Sciglio, Mario Yepes, Bryan Christante, Bojan Krkic.

Barcelona (4-3-3): Victor Valdes; Dani Alves, Gerard Pique, Carles Puyol (Javier Mascherano 88'), Jordi Alba; Xavi Hernandez, Sergio Busquets, Cesc Fabregas (Alexis Sanchez 62'): Pedro Rodriguez, Lionel Messi, Andres Iniesta.

Cadangan: Jose Pinto, Martin Montoya, Thiago Alcantara, Alex Song, Cristian Tello.







>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Massimiliano Allegri: Hadapi Barcelona, AC Milan Harus Berani!

Allegri meminta pasukannya tampil dengan penuh percaya diri jika ingin menang atas Barca.





Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri meminta para pemainnya untuk bermain dengan penuh keberanian saat menjamu Barcelona dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (21/2) dini hari WIB.

“Ini akan menjadi malam yang menyenangkan, ketika sebuah klub tersukses akan berhadapan dengan tim terbaik di dunia. Kami akan mengerahkan segalanya dan menghadapi Barca dengan penuh keberanian, kekuatan, dan semangat tinggi,” ujar Allegri kepada wartawan.

“Tak masalah apakah lawan kami Barca, Juve, atau Real Madrid. Kami harus fokus, berlari banyak, dan tampil baik. Kami harus membatasi penguasaan bola Barca, dan mampu mengolah bola dengan baik ketika mereka memberikan ruang.”

“Besok, kami harus melangkah pasti di lapangan dengan penuh kewaspadaan sehingga kami dapat menyingkirkan mereka dari Liga Champions,” tutur Allegri.



Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Mario Balotelli Lanjutkan Tren Positif


Free kick berkelas Super Mario mengunci kemenangan Milan atas Parma, sekaligus untuk sementara kembali melangkahi rival sekota, Inter, ke posisi empat classifica.





Mario Balotelli kembali menjadi bintang dengan membantu AC Milan memenangkan pertarungan versus Parma pada giornata ke-25 di San Siro, Jumat (15/2) malam waktu setempat. 

Gol bunuh diri Gabriel Paletta di babak pertama serta tendangan bebas Balotelli --gol keempat selama berseragam Milan-- pada interval kedua hanya bisa dibalas Nicola Sansone di pengujung laga, sehingga skor 2-1 membuat I Rossoneri berhak mengantongi tiga angka yang mengatrol mereka ke urutan empat classifica sementara.

Bersama Lazio di tempat ketiga, Setan Merah mengoleksi poin identik, 44, dan unggul satu dari rival sekota FC Internazionale meski baik I Biancocelesti dan La Beneamata belum memainkan pertandingan pekan ini. 

Hasil ini bisa menjadi modal penting sebelum menjamu raksasa La Liga Spanyol Barcelona di leg pertama babak 16 Besar Liga Champions di hadapan publik sendiri tengah pekan depan. 



Susunan Pemain 

AC Milan:
Abbiati; 
De Sciglio, Yepes, Zapata, Constant;
 Nocerino, Montolivo, Muntari;
 Niang, Balotelli, Boateng.


Parma: 
Pavarini; 
Rosi, Paletta, Coda, Mesbah; 
Marchionni, Valdes, Parolo; Sansone, 
Amauri, Biabiany.




Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Penalti Mario Balotelli Selamatkan AC Milan


Penalti Mario Balotelli di babak kedua membawa Milan menyamakan kedudukan 1-1 kala bertandang ke markas Cagliari






Mario Balotelli kembali menjadi pahlawan AC Milan setelah penaltinya di penghujung babak kedua membawa Rossoneri menuai satu angka menghadapi Cagliari, Minggu (10/2) malam.

Tampil di Is Arenas, Cagliari unggul lebih dulu di penghujung babak pertama melalui Victor Ibarbo yang memaksimalkan tendangan bebas kapten Daniele Conti.

Performa Milan sepanjang laga cukup mengecewakan, namun mereka toh berhasil menyamakan kedudukan di menit 82 setelah pelanggaran Davide Astori membuahkan penalti untuk tim tamu. Balotelli yang ditunjuk sebagai eksekutor melaksanakan tugasnya dengan baik dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Babak pertama
Sejak laga digulirkan, fans Cagliari menyuarakan dukungan mereka dengan penuh semangat kepada tim tuan rumah. Jelas, mereka puas bisa menyaksikan tim kesayangan mereka di kandang sendiri, setelah sebelumnya sempat dikabarkan bahwa pertandingan harus dipindahkan ke Stadio Olimpico di Turin.

Meski demikian, anak-anak asuh Ivo Pulga harus bekerja keras menahan serangan I Rossoneri. Kiper Michael Agazzi melakukan penyelamatan apik kala menggagalkan peluang Massimo Ambrosini dari jarak 25 yard di menit ke-10.

Dua menit berselang, tuan rumah membalas lewat tendangan jarak jauh Marco Sau. Namun, bola masih melambung di atas mistar.

Kontak kapten Rossoblu Daniele Conti dengan Mario Balotelli sempat menyebabkan striker keturunan Ghana itu terjatuh di dekat kotak penalti. Tapi, wasit memutuskan insiden itu bukanlah pelanggaran yang layak membuahkan tendangan bebas bagi tim tamu.

Cagliari kembali mendapat peluang bagus setelah umpan terobosan Sau disambar Victor Ibarbo di dalam kotak. Sayangnya, tendangan Ibarbo masih melambung di atas gawang Christian Abbiati.

Wasit mengeluarkan kartu kuning pertama untuk M'Baye Niang setelah dirinya menjatuhkan gelandang Swedia Albin Ekdal di menit 38.

Ketika babak pertama nyaris berakhir dengan skor kacamata, Ibarbo mengejutkan kubu Rossoneri untuk membawa tuan rumah unggul. Berawal dari pelanggaran Philippe Mexes, Cagliari mendapat tendangan bebas yang dieksekusi oleh Conti.

Tendangan bebas Conti pun disambut dengan header terbalik Ibarbo yang membawa mereka unggul 1-0 di babak pertama.

Babak kedua

Unggul satu gol, Cagliari semakin bersemangat di babak kedua. Conti nyaris menambah keunggulan tuan rumah setelah dirinya memanfaatkan blunder Mexes untuk melesakkan bola dari jarak 25 yard. Namun, upaya itu belum bisa membuahkan gol kedua bagi Rossoblu.

Tidak lama, Conti justru mendapat kartu kuning setelah tertangkap menjatuhkan Balotelli dan memaksa wasit menghadiahkan tendangan bebas untuk Milan. Sayang, tendangan bebas Balotelli hanya mampu membentur barisan pagar betis.

Ivo Pulga melakukan pergantian pemain pertama di menit 56 dengan menarik mundur Thiago Ribeiro dan menurunkan Andrea Cossu sebagai gantinya. Sementara, tak lama kemudian, Max Allegri pun menurunkan Kevin-Prince Boateng untuk menggantikan Stephan El Shaarawy.

Di menit 62, Balotelli mendapat ruang untuk mengancam gawang Agazzi dan meminta bola kepada Ambrosini. Namun, Ambrosini melesakkan tendangan yang melambung di atas mistar sehingga keunggulan 1-0 untuk Cagliari belum juga berubah.

Sadar timnya semakin terdesak, Allegri menyuntukkan energi baru dengan menurunkan Bojan Krkic untuk menggantikan Ambrosini.

Milan baru berhasil menyamakan kedudukan di menit 82. Itu setelah Davide Astori mendapatkan kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Balotelli di kotak terlarang. Tanpa ampun, wasit menunjuk titik putih, di mana penalti dieksekusi dengan sempurna oleh Balotelli untuk membawa Rossoneri menyamakan skor menjadi 1-1.

Unggul satu pemain, Milan semakin gencar melancarkan serangan. Namun, Rossoblu toh berhasil menahan gempuran anak-anak asuh Allegri.

Di penghujung laga, Milan berpeluang menambah gol ketika Balotelli memanfaatkan lengahnya penjagaaan Cagliari untuk menanduk bola dari jarak dekat. Sayang, tandukannya langsung mengarah kepada Agazzi yang segera mengamankan bola.

Tidak lama, Boateng mencuatkan harapan bagi Milanisti lewat tendangan spekulatifnya. Sayang, upaya itu belum membuahkan hasil.

Milan nyaris memetik kemenangan dramatis ketika Luca Rossettini hampir melakukan blunder fatal dengan menyambar umpan silang Balotelli ke dalam gawangnya sendiri. Beruntung, kesalahan itu bisa dihindari.

Balotelli kembali dibayangi nasib sial ketika dua peluangnya melalui tandukan berhasil digagalkan Agazzi. Alhasil, kedudukan 1-1 tidak berubah dan kedua tim harus puas dengan tambahan satu angka.

Susunan Pemain Inti:

Cagliari: 
Agazzi; 
Pisano, Astori, Rossettini, Murro; 
Dessena, Conti, Ekdal; Thiago Ribeiro, 
Sau, Ibarbo

AC Milan: 
Abbiati; 
Abate, Mexes, Zapata, De Sciglio; 
Flamini, Ambrosini, Muntari; 
Niang, Balotelli, El Shaarawy



Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Marco Van Basten Ingin Latih AC Milan

Mantan penyerang Belanda mengaku ingin bekerja sama dengan Mario Balotelli suatu waktu




Marco van Basten mengungkapkan keinginannya melatih AC Milan di masa yang akan datang. Untuk mewujudkan mimpinya, pria asal Belanda ini melakukan latihan. 

Van Basten, yang melakoni lebih dari 140 pertandingan bersama I Rossoneri, saat ini menukangi SC Heerenveen, tapi dia mengaku ingin melatih di San Siro dan bekerja sama dengan pemain anyar Mario Balotelli. 

"Saya berlatih untuk melatih Milan," kata Van Basten kepada Sky Sport 24. 

"Saya ingin melatih Balotelli. Mungkin di masa yang akan datang dia akan ke Heerenveen!" canda mantan striker usia 48 tahun. 


Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Wakil Presiden AC Milan Ejek Rasis Mario Balotelli

Petinggi AC Milan Paolo Berlusconi melakukan aksi yang tidak pantas terhadap pemainnya.







Di saat sang kakak mendukung langkah tim memerangi aksi rasisme, adik Silvio Berlusconi, Paolo, malah memperparah keadaan.

Salah satu petinggi AC Milan itu menyinggung Mario Balotelli secara rasis, beberapa saat sebelum laga melawan Udinese.

"Saya sudah selesai. Ok, kami semua akan melihat keluarga negro kecil. Ia luar biasa. Semua gadis-gadis juga diundang. Kalian juga berkesempatan bertemu dengan presiden," kata Paolo Berlusconi, yang juga wakil presiden AC Milan itu.

Pernyataannya itu diungkapkan usai menjalani tur politik di Monza untuk Partai People of Freedom. Jurnalis menangkap pernyataannya itu dengan kamera video dan memunculkannya di situs surat kabar La Repubblica.

Hal itu bisa menjadi masalah tersendiri karena sebelumnya saudaranya, Silvio Berlusconi, berjanji tak akan memberikan toleransi terkait rasisme.


Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Pazzini diperkirakan Absen Melawan Cagliari

Hari ini Milan merilis pernyataan yang menyebutkan Pazzini telah melalui tes yang menunjukkan mantan bomber FC Internazionale itu mengalami masalah pada otot adduktor kanannya.





Striker AC Milan Giampaolo Pazzini diprediksi akan absen pada laga melawan Cagliari akhir pekan ini setelah hasil tes menunjukkan ia mengalami cedera paha. 

Pazzini harus ditarik dari starting lineup akibat mengalami cedera saat pemanasan jelang laga melawan Udinese akhir pekan lalu. Akibatnya, posisinya sebagai starter digantikan Mario Balotelli. 

Hari ini Milan merilis pernyataan yang menyebutkan Pazzini telah melalui tes yang menunjukkan mantan bomber FC Internazionale itu mengalami masalah pada otot adduktor kanannya. 

"Pada akhir pekan nanti akan dilakukan tes medis lagi kepada sang pemain," kata pernyataan tersebut. 


Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Mario Balotelli: Saya Super Bahagia


Balotelli fokus mencetak gol di laga selanjutnya demi membantu Milan merebut tiket kualifikasi Liga Champions





Mario Balotelli tak menyangka akan melakoni debut sebagai starter bersama AC Milan di laga versus Udinese, Senin dini hari tadi. 

Allenatore Massimiliano Allegri sebenarnya menyiapkan Giampaolo Pazzini dalam starting XI, namun eks FC Internazionale mengalami cedera saat pemanasan sehingga posisinya diganti Super Mario yang tampil gemilang. 

Balotelli membuka keunggulan Milan di paruh pertama, kemudian memastikan tripoin lewat titik putih saat injury time, setelah Giampiero Pinzi sempat menyamakan kedudukan di menit ke-55.

"Saya disiapkan di bench, tapi kemudian Pazzo cedera jadi saya main," kata Balotelli kepada Sky Sport Italia

"Saya sangat bahagia menghasilkan seperti ini, saya tampil dalam performa bagus. Kami kuat di lini depan, meski saya tak banyak bermain dan merasa kaki saya berat. Saya harus bekerja memperbaiki level kebugaran."

"Ini start bagus, tapi saya harus terus mencetak gol. Kami menciptakan kesempatan bagus malam ini, tapi Daniele Padelli tampil bagus dengan sejumlah penyelamatan," lanjut mantan FC Internazionale. 

"Kami layak menang dan pada akhirnya kami melakukan itu," pungkas Super Mario. 


Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Adriano Galliani: Kami Tak Punya Lionel Messi, Tapi Punya Mario Balotelli!


Galliani ikut memuji performa gemilang striker yang baru digaet dari Manchester City itu dalam penampilan perdananya dengan Si Merah-Hitam.






Selain pelatih Massimiliano Allegri, wakil presiden AC Milan, Adriano Galliani, juga tak ketinggalan memuji kebintangan Mario Balotelli dalam kemenangan 2-1 kontra Udinese, Senin (4/2) dinihari WIB.


Seperti diketahui, Balotelli, yang sejatinya diplot di bench, akhirnya main sejak menit pertama menyusul cedera Giampaolo Pazzini di sesi pemanasan, dan ia muncul sebagai pembuka skor buat Rosssoneri di menit ke-25.
Setelah Le Zebrette menyamakan kedudukan lewat Giampiero Pinzi, Super Mario, rekrutan dari Manchester City, masuk papan skor untuk kedua kali melalui eksekusi penalti pada injury time sekaligus mengunci skor akhir 2-1.
“Dia pemain laga besar dan dia menjadi starter setelah Pazzini cedera, sepakbola memang aneh,” kata Galliani.
“Dua gol Balotelli merupakan pertanda takdir dan dia bahkan bisa saja mencetak gol saat laga baru berlangsung 35 detik.”
“Kami tak memiliki [Lionel] Messi tapi kami punya Balotelli. Serangan ini mengingatkan saya pada Barcelona dan kami akan melihat manfaat dalam segi sponsor karena dia baru berumur 22 tahun dan mempunyai potensi hebat.”
Milan akan berhadapan dengan Barcelona bersama Messi-nya di babak 16 besar Liga Champions, namun Balo tak bisa beraksi dalam laga tersebut akibat terkena cup-tied.



Sumber : goal.com/indonesia



>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.