Laman

Tampilkan postingan dengan label Seedorf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seedorf. Tampilkan semua postingan

Clarence Seedorf Puji Stephan El Shaarawy, Kritik Mario Balotelli


Stephan El Shaarawy masih harus lebih baik lagi, sementara Mario Balotelli masih memiliki PR yang harus dituntaskan terkait sikapnya.




Clarence Seedorf memuji barisan penyerang muda yang dimiliki AC Milan musim ini, meski masih banyak yang harus dibenahi.

Baginya, Stephan El Shaarawy dan Mario Balotelli menjadi jaminan masa depan yang sangat baik bagi AC Milan.

"Stephan menunjukkan ia penyerang yang andal," kata Seedorf, Jumat (15/3).

"Ia memiliki pemikiran yang bagus dan bakat yang luar biasa. Ia harus terus berada di jalurnya saat ini."

"Sementara Balotelli, harus lebih menyempurnakan dirinya sendiri. Di sejumlah hal, ia harus memperbaiki beberapa hal, seperti karakternya."

"Tapi, ia memiliki kemampuan teknis yang luar biasa dan perkembangan yang sangat baik," tandasnya.





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Seedorf : Milan Salah Pilih

Seedorf: Milan Salah Pilih Tinggalkan Lapangan

Banyak kalangan memuji aksi berani Kevin-Prince Boateng dan AC Milan yang memutuskan meninggalkan lapangan setelah muncul aksi rasialis dari sekelompok fans. Namun, Clarence Seedorf justru mempertanyakan tindakan yang dilakukan mantan klubnya pada laga persahabatan kontra Pro Patria itu.

I Rossoneri akhirnya memang memutuskan untuk meninggalkan lapangan setelah Boateng merasa tak bisa melanjutkan laga akibat hinaan dari sekelompok kecil fans. Dia bahkan sempat menendang bola ke arah kelompok fans tersebut akibat kesal.

Namun, hal ini justru dianggap Seedorf sebagai langkah yang salah. "Milan salah karena meninggalkan lapangan. Dengan melakukan hal tersebut, mereka memberi ruang untuk orang-orang yang melakukan aksi rasialis itu," tuturnya.

"Mereka seharusnya hanya mengidentifikasi siapa pelakunya dan mengusirnya keluar stadion. Membiarkan 90 persen penonton lainnya menikmati pertandingan dan menyelesaikan laga. Jika Boateng dapat mengidentifikasi seluruh sudut tribun itu, maka kamu harus mengusir mereka semua. Itulah bagaimana segalanya harus diselesaikan menurutku," lanjut dia.

"Meninggalkan lapangan? Ya, kamu menyampaikan sinyal. Tapi, ini sudah terjadi lebih dari sekali. Aku pikir itu tak akan membawa banyak perubahan," pungkas pemain Botafogo itu.