Laman

Tampilkan postingan dengan label C Abbiati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label C Abbiati. Tampilkan semua postingan

UCL - Milan Pulang Bersedih





Beberapa foto Skuat Milan dalam pertandingan UCL Leg II 
di Camp Nou, 13/03/2013.




















>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Bungkam Genoa, AC Milan Dekati Napoli


Kemenangan 2-0 atas Genoa membawa Milan memangkas jarak menjadi dua angka dengan Napoli di urutan kedua.





AC Milan kini berjarak dua angka dari posisi runner-up klasemen Serie A Italia milik Napoli setelah membekap tuan rumah Genoa 2-0 di Luigi Ferraris, Jumat (8/3) malam waktu setempat.

Giampaolo Pazzini membuka keunggulan Rossoneri di pertengahan babak pertama sebelum digandakan Mario Balotelli sesudah istirahat. Meski kemudian harus bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah Kevin Constant, skor dapat dipertahankan Rossoneri hingga bubaran.

Selain menipiskan selisih dengan Napoli, yang baru bermain pada Minggu menghadapi Chievo, kemenangan ini juga merupakan bekal bagus buat Milan untuk menyongsong leg II fase 16 besar Liga Champions di kandang Barcelona, tengah pekan depan.

Sementara itu, kekalahan membuat Grifone terus terpuruk di papan bawah klasemen, tepatnya satu strip di atas zona relegasi dengan nilai tetap 26.

Pasukan Massimiliano Allegri sejatinya tak melakoni start dengan mulus dalam laga ini. Mereka sering berada dalam tekanan Genoa di seperempat jam awal sebelum memperbaiki penampilan menginjak pertengahan babak pertama.

Setelah tendangan melengkung M'Baye Niang digagalkan oleh penyelamatan akrobatik kiper Sebastien Frey, Milan mampu memecahkan kebuntuan pada menit ke-22. Menerima umpan Mathieu Flamini, Pazzini melepaskan tendangan keras dari tepi kotak penalti yang sempat membentur bagian dalam mistar sebelum akhirnya melesat masuk.

Aksi tersebut terbilang senasional karena beberapa saat sebelumnya ia mendapat cedera engkel dan tak lama usai mencetak gol, mantan striker FC Internazionale itu terpaksa ditarik keluar untuk digantikan Mario Balotelli.

Tertinggal, Il Grifone meningkatkan intensitas serangan, namun harus mereka harus rela melihat tiga klaim penalti dalam rentang hanya sepuluh menit ditolak wasit. Pada kesempatan pertama Cristian Zapata memang terlihat tak sengaja melakukan handball, tapi sepasang insiden berikutnya yang melibatkan Niang tampak patut diganjar tendangan 12 pas.

Striker belia Prancis itu menghadang sebuah tandukan akurat Marco Borriello dengan posisi tangan yang jelas terangkat sebelum di momen selanjutnya mendorong Andreas Granqvist yang berusaha menyambut sebuah tendangan bebas dari sisi kiri. Tapi wasit Antonio Damato tetap bergeming dan melanjutkan permainan.

Di babak kedua, Genoa terus berupaya untuk mengejar ketertinggalan. Peluang dihasilkan melalui eksekusi tendangan bebas Cesare Bovo yang sayangnya harus kandas oleh tiang gawang. Selanjutnya giliran Borriello yang mengancam, tapi tembakannya terlalu mudah diantisipasi Christian Abbiati.

Sering digempur, Milan ganti menekan. Sebuah tendangan deras Flamini ditepis dengan brilian oleh Frey, dan dari sepak pojok yang dihasilkan, Rossoneri sukses menggandakan keunggulan. Halauan buruk dari pertahanan Genoa dalam mengantisipasi tendangan penjuru Stephan El Shaarawy membuat Zapata dapat memberikan bola kepada Balotelli, yang langsung melesakkannya ke dalam gawang Frey (60').

Hanya enam menit berselang, Milan menerima pukulan dengan kartu kuning kedua bagi Constant akibat pertikaian sengit dengan Bovo setelah dilanggar oleh gelandang Genoa itu. Kedua pemain sama-sama menerima kartu kuning, tapi Constant sebelumnya sudah dikartu pada babak pertama.

Unggul jumlah pemain, Genoa semakin deras menerapkan tekanan, tapi sampai wasit Damato meniup peluit panjang mereka tak mampu membobol gawang Rossoneri.




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


AC Milan Hajar Sepuluh Pemain Lazio


AC Milan sukses merebut posisi tiga besar klasemen sementara Serie A Italia usai menaklukkan Lazio dengan skor 3-0.





AC Milan sukses merebut posisi tiga besar klasemen sementara Serie A Italia dari tangan Lazio, setelah keduanya bertemu di San Siro dini hari tadi (3/3).

Skuat besutan Max Allegri berhasil memukul Lazio dengan skor telak 3-0. Hal itu tidak terlepas dari kartu merah yang diterima oleh Antonio Candreva di menit ke-16. Unggul jumlah pemain membuat Milan leluasa memborbardir gawang tim tamu.

Babak Pertama
Pertandingan langsung diwarnai dengan permainan tempo cepat, AC Milan sebagai tuan rumah mendapatkan peluang emas di awal laga namun sayang Stephan El Shaarawy gagal memaksimalkan kesalahan lini belakang Lazio menjadi gol.

Tim tamu juga tidak kalah, Candreva memperlihatkan skill individunya dengan melewati beberapa pemain Milan sebelum mengirim umpan kepada Floccari, namun sayang umpan tersebut tidak berhasil dijangkau.

Milan yang mendominasi permainan mendapatkan keuntungan besar setelah Candreva diusir wasit ketika pertandingan baru menginjak menit ke-16. Pemain Lazio tersebut mendapatkan kartu merah setelah melanggar El Shaarawy sedikit di luar kotak penalti Lazio.

Unggul jumlah pemain membuat Milan terus melancarkan tekanan ke pertahanan Lazio. Sementara tim tamu berusaha menciptakan kejutan dengan serangan balik yang mengandalkan Floccari di lini depan.

Namun, akhirnya gol yang ditunggu Milan tiba di menit ke-40. Giampaolo Pazzini berhasil memecah kebuntuan dan mengubah skor menjadi 1-0 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Shaarawy.

Milan tampak tidak puas hanya unggul satu gol, tiga menit kemudian, giliran Kevin Prince Boateng yang memanfaatkan bola muntah hasil tandukan Pazzini untuk diubah menjadi gol. Kedudukan berubah menjadi 2-0 dan bertahan hingga jeda.

Babak Kedua

Di paruh kedua, tidak butuh waktu yang terlalu lama bagi Milan untuk menambah keunggulan menjadi 3-0. Pazzini mencetak gol keduanya di pertandingan ini dengan tendangan keras yang tidak mampu dihalau Marchetti di menit ke-60.

Rossoneri benar-benar memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk terus menggempur pertahanan Lazio. Di menit ke-70, El Shaarawy hampir memperlebar kedudukan ketika tinggal berhadapan dengan Marchetti. Namun, sayang tembakannya masih melenceng dari sasaran.

M'Baye Niang juga hampir mencetak gol di lima menit terakhir pertandingan namun peluangnya belum menemui sasaran. Hingga pertandingan usai, Milan akhirnya gagal menambah gol ke gawang Lazio meskipun terus mendominasi permainan.

Dengan kemenangan tersebut Milan berhak menggusur Lazio dari posisi ketiga klasemen sementara Serie A Italia.

Susunan Pemain

AC Milan: 
Abbiati, 
Abate, Zapata, Yepes, De Sciglio, 
Flamini, Ambrosini, Montolivo, 
Boateng, Pazzini, El Shaarawy

Lazio: 
Marchetti, 
Pereirinha, Biava, Dias, Radu, 
Gonzalez, Hernanes, Candreva, Ledesma, 
Lulic, Floccari





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Derby Milan berbagi Angka


Schelotto langsung memberikan kotribusi sebagai pemain pengganti menggagalkan kemenangan Milan yang unggul melalui Stephan El Shaarawy di babak pertama.





Menurunnya penampilan AC Milan di babak kedua harus dibayar mahal karena mereka gagal mengepak poin sempurna dalam Derby della Madonnina di Giuseppe Meazza, Minggu (24/2) malam waktu setempat. 

I Rossoneri mendominasi jalannya pertandingan sepanjang babak pertama sehingga mampu menutup jeda dengan keunggulan 1-0 berkat gol Stephan El Shaarawy. Kombinasi menurunnya performa Il Diavolo Rosso serta membaiknya penampilan Inter membuat Ezequiel Schelotto dengan mudah menyamakan kedudukan setelah baru masuk selama dua menit menggantikan Esteban Cambiasso. 

Milan masih menempati urutan tiga classifica Serie A dengan 45 poin dari 26 pertandingan, diikuti Lazio dan La Beneamata dengan selisih satu angka, tapi I Biancocelesti belum memainkan laga pekan ini.


Babak pertama 

Milan mendapat peluang pertama ketika laga baru berjalan lima menit, namun sepakan Muntari dari luar kotak penalti usai mencuri bola dari pemain belakan Inter masih melebar di sisi gawang Handanovic. 

I Rossoneri terus melakukan tekanan, sisi kiri pertahanan Inter dapat ditembut De Sciglio hingga mencapai kotak penalti sayang sepakan pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu kembali melebar. 

La Beneamata sendiri tidak tinggal diam dengan penetrasi yang dilakukan rival, Inter mencoba melakukan tekanan dari sayap kanan namun dengan mudah dihentikan bek Milan saat memasuki area terlarang. 

Mexes sukses menghalau peluang Inter setelah Cassano memberikan umpan kepada Palacio di kotak penalti untuk membuat skor tetap imbang tanpa gol. 

Kedua tim gagal mengubah skor setelah masih-masing pemain menyia-nyiakan peluang emas. Pertama, Balotelli gagal memaksimalkan umpan silang De Sciglio ketika dirinya berada di depan gawang Handanovic. Kemudian sepakan Palacio di sisi kiri jauh melebar dari gawang Abbiati. 

Setan Merah akhirnya membawa skuat Massimiliano Allegri unggul di menit ke-21. Boateng bekerja keas memberikan umpan kepada El Shaarawy yang mampu melepaskan tembakan melambung meski mendapat penjagaan dua pemain Inter. Handanovic tak bisa berbuat banyak saat si kulit bundar menembus jalanya. 

Balotelli hampir menggandakan keunggulan Milan enam menit kemudian Berawal dari sepak pojok El Shaarawy, tandukan Balotelli memaksa Handanovic meninju bola, beruntung si kulit bundar jatuh di luar garis gawang yang kemudian berhasil diselamatkan mantan kiper Udinese. 

Balotelli kembali mendapat kans memperdayai Handanovic, namun sepakannya masih terlalu lemah dan mudah saja diamankan sang kiper. 

Cambiasso melakukan pelanggaran yang membuat Milan mendapat hadiah tendangan bebas di posisi berbahaya, namun eksekusi Balotelli masih membantur pagar betis. 

Babak kedua 

Milan langsung mendapat peluang melalui tendangan bebas, namun sundulan Boateng yang berusaha melanjutkan sepakan Montolivo masih melebar. Tidak lama giliran Inter yang diberikan free-kick setelah Palacio dilanggar di depan kotak penalti, tapi eksekusi Alvarez masih belum bisa mengancam Abbiati karena lebih dulu membentur pagar betis. 

Inter yang tampil lebih baik dibandingkan paruh pertama tadi berpeluang menyamakan skor di awal babak kedua. Abbiati melakukan refleks cepat untuk menepis peluang emas Guarin yang melepaskan tendangan voli, Cassano mencoba mendapatkan bola muntah tapi Mexes dengan cepat menutup ruang gerak bekas rekan setimnya. 

Handanovic sempat mendapat pertolongan medis setelah kepalanya terbentur kaki Balotelli yang berusaha menyambar bola, beruntung kiper asal Slovenia masih bisa melanjutkan pertandingan. Sebelum indisen tersebut, Guarin sempat melepaskan tendangan spekulasi dari jarak jauh tapi bola melambung jauh di mistar Abbiati. 

Pemain pengganti Ezequiel Schelotto membuat Derby Milan makin panas. Baru dua menit menit turun ke lapangan, Schelotto memberikan kontribusi positif dengan menaklukkan Abbiati lewat sundulannya yang menerima umpan Yuto Nagatomo. 

Inter nyaris berbalik unggul andai Palacio mampu meneruskan umpan Alvarez dengan sempurna. Tidak lama kemudian kembali Milan yang mengancam pertahanan I Nerazzurri, tapi tendangan Muntari masih melebar. Pertandingan berjalan lambat hingga memasuki sepuluh menit terakhir, gol Schelotto membuat Inter berbalik lebih mengendalikan permainan. 

Il Faraone melepaskan tendangan voli di dalam kotak penalti, namun bola membantur punggung Schelotto dan Allegri pun menarik pencetak gol untuk Milan itu untuk digantikan Bojan Krkic. 

Handanovic kembali menjadi pahlawan Inter setelah melakukan penyelamatan gemilang untuk memblok sepakan pemain pengganti M'Baye Niang. Terjadi kemelut di depan gawang Milan, namun Abbiati mampu menepis bola. 


Susunan Pemain 


INTER: 4-3-1-2
Handanovic; 
Zanetti, Ranocchia, Juan, Nagatomo; 
Gargano, Cambiasso, Alvarez; 
Guarin; 
Cassano, Palacio.

MILAN: 4-3-3
Abbiati; 
Abate, Zapata, Mexes, De Sciglio; 
Muntari, Montolivo, Nocerino; 
Boateng; Balotelli, El Shaarawy.










>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


AC Milan Buka Jalan Ke Perempat-Final


Duo Ghana, Kevin-Prince Boateng dan Sulley Muntari, memastikan Milan mengantungi hasil vital untuk melangkah ke delapan besar.






AC Milan mengantungi modal amat berharga untuk melangkah ke fase perempat-final Liga Champions.
Tidak begitu diunggulkan meski menjadi tuan rumah di San Siro, Si Merah-Hitam sukses mempecundangi salah satu favorit juara, Barcelona, dengan skor 2-0 pada leg pertama putaran 16 besar, Kamis (21/2) dinihari WIB.

Keunggulan dua gol hasil kontribusi dua pemain asal Ghana, Kevin-Prince Boateng dan Sulley Muntari, yang disertai clean sheet ini membuat peluang armada pimpinan Massimiliano Allegri untuk melangkah ke delapan besar terbuka lebar.

El Barca sendiri wajib menang dengan selisih tiga gol bersih pada perjumpaan kedua di Camp Nou, bulan depan, apabila ingin melanjutkan partisipasi di ajang terelite antarklub Benua Biru musim ini.

Babak Pertama
Strategi pelatih Milan, Massimiliano Allegri, untuk mengimbangi Barcelona dengan mempergunakan skema serupa sang lawan, 4-3-3, terbilang cukup berhasil.
Kesamaan pola disertai pressure yang amat ketat dari Milan membuat The Catalans tak dapat leluasa mengembangkan permainan.
Walau El Barca tetap lebih dominan dalam penguasaan bola, seperti biasanya, I Rossoneri sanggup merepotkan lini belakang sang tamu di beberapa kesempatan. Peluang hadir melalui Stephan El Shaarawy, Sulley Muntari, dan Kevin-Prince Boateng meski gagal membuahkan hasil.

Pergerakan dinamis dari nama pertama bahkan tak hanya sekali menghadirkan potensi ancaman.
El Sha rajin menusuk ke dalam kotak penalti guna menyambut umpan-umpan yang kerap datang dari sisi kanan, via Boateng atau Ignazio Abate, tapi sentuhan striker muda Italia berdarah Mesir itu seringkali terlalu deras.
Sementara itu, Barcelona yang kesulitan menciptakan kans bersih sempat mengancam lewat sundulan Gerard Pique dan tendangan Xavi Hernandez dari luar kotak, namun keduanya tampak tidak terlalu membahayakan gawang Christian Abbiati.
Sampai babak pertama berakhir, kebuntuan skor belum berhasil dipecahkan kedua kubu.

Babak Kedua
Jalannya permainan di babak kedua tidak jauh berbeda dengan sebelum turun minum. Barcelona banyak menguasai bola, tetapi susah menerobos barikade pertahanan Milan.
Seperti juga di paruh pertama, Si Merah-Hitam toh tak melulu bertahan. Mereka bahkan sanggup mencuri keunggulan pada menit ke-57. Adalah Boateng yang membuat publik San Siro bergelora dengan gol yang dilesakkannya.
Bermula dari sepakan bebas keras Riccardo Montolivo yang terdefleksi Cristian Zapata, gelandang Ghana itu melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal dijangkau Victor Valdes.
Para pemain Barca memprotes keras karena bola terlihat mengenai tangan Zapata sebelum jatuh ke kaki Boateng, namun wasit Craig Thomson asal Skotlandia tetap mengesahkan gol tersebut.
Gol ini menambah kepercayaan diri pasukan tuan rumah. Tak lama berselang, mereka kembali menebar ancaman dengan diinisiasi aksi Boateng. Ia mengirim umpan silang ke arah El Sha. Beruntung bagi tim tamu, Dani Alves mampu menghalau bola.

Barca sendiri tentunya meningkatkan tempo permainan demi mengejar ketertinggalan. Sejumlah kesempatan diperoleh. Usai tendangan bebas Lionel Messi melenceng jauh dari sasaran, giliran Andres Iniesta yang berpeluang menyamakan kedudukan.
Sayang, sepakannya setelah melakukan cut in dari sisi kiri melebar tipis saja di samping gawang Abbiati. Sesaat kemudian, tembakan bebas yang dieksekusi Xavi juga masih gagal menemui target.
Terlalu memforsir serangan membuat Barca menyisakan banyak lubang di lini belakang. Ini berhasil dieksploitasi Rossoneri untuk menggandakan skor. Mendapat bola dari M’Baye Niang dari kanan, El Shaarawy kemudian melepas umpan terukur buat Muntari yang tak terkawal di kiri kotak penalti Barca. Rekan senegara Boateng itu langsung melesatkan tendangan voli kaki kiri untuk memaksa Valdes kembali memungut bola dari dalam gawangnya (81’).

Sembilan menit sisa waktu normal plus lima menit injury time gagal dimanfaatkan Barcelona untuk setidaknya memperkecil skor dan membawa pulang gol tandang yang berharga.


Susunan Pemain:

Milan (4-3-3): Christian Abbiati; Ignazio Abate, Philippe Mexes, Cristian Zapata, Kevin Constant; Riccardo Montolivo, Massimo Ambrosini, Sulley Muntari; Kevin-Prince Boateng, Giampaolo Pazzini (M'Baye Niang 75'), Stephan El Shaarawy (Bakaye Traore 87').

Cadangan: Marco Amelia, Mattia De Sciglio, Mario Yepes, Bryan Christante, Bojan Krkic.

Barcelona (4-3-3): Victor Valdes; Dani Alves, Gerard Pique, Carles Puyol (Javier Mascherano 88'), Jordi Alba; Xavi Hernandez, Sergio Busquets, Cesc Fabregas (Alexis Sanchez 62'): Pedro Rodriguez, Lionel Messi, Andres Iniesta.

Cadangan: Jose Pinto, Martin Montoya, Thiago Alcantara, Alex Song, Cristian Tello.







>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Mario Balotelli Lanjutkan Tren Positif


Free kick berkelas Super Mario mengunci kemenangan Milan atas Parma, sekaligus untuk sementara kembali melangkahi rival sekota, Inter, ke posisi empat classifica.





Mario Balotelli kembali menjadi bintang dengan membantu AC Milan memenangkan pertarungan versus Parma pada giornata ke-25 di San Siro, Jumat (15/2) malam waktu setempat. 

Gol bunuh diri Gabriel Paletta di babak pertama serta tendangan bebas Balotelli --gol keempat selama berseragam Milan-- pada interval kedua hanya bisa dibalas Nicola Sansone di pengujung laga, sehingga skor 2-1 membuat I Rossoneri berhak mengantongi tiga angka yang mengatrol mereka ke urutan empat classifica sementara.

Bersama Lazio di tempat ketiga, Setan Merah mengoleksi poin identik, 44, dan unggul satu dari rival sekota FC Internazionale meski baik I Biancocelesti dan La Beneamata belum memainkan pertandingan pekan ini. 

Hasil ini bisa menjadi modal penting sebelum menjamu raksasa La Liga Spanyol Barcelona di leg pertama babak 16 Besar Liga Champions di hadapan publik sendiri tengah pekan depan. 



Susunan Pemain 

AC Milan:
Abbiati; 
De Sciglio, Yepes, Zapata, Constant;
 Nocerino, Montolivo, Muntari;
 Niang, Balotelli, Boateng.


Parma: 
Pavarini; 
Rosi, Paletta, Coda, Mesbah; 
Marchionni, Valdes, Parolo; Sansone, 
Amauri, Biabiany.




Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Penalti Mario Balotelli Selamatkan AC Milan


Penalti Mario Balotelli di babak kedua membawa Milan menyamakan kedudukan 1-1 kala bertandang ke markas Cagliari






Mario Balotelli kembali menjadi pahlawan AC Milan setelah penaltinya di penghujung babak kedua membawa Rossoneri menuai satu angka menghadapi Cagliari, Minggu (10/2) malam.

Tampil di Is Arenas, Cagliari unggul lebih dulu di penghujung babak pertama melalui Victor Ibarbo yang memaksimalkan tendangan bebas kapten Daniele Conti.

Performa Milan sepanjang laga cukup mengecewakan, namun mereka toh berhasil menyamakan kedudukan di menit 82 setelah pelanggaran Davide Astori membuahkan penalti untuk tim tamu. Balotelli yang ditunjuk sebagai eksekutor melaksanakan tugasnya dengan baik dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Babak pertama
Sejak laga digulirkan, fans Cagliari menyuarakan dukungan mereka dengan penuh semangat kepada tim tuan rumah. Jelas, mereka puas bisa menyaksikan tim kesayangan mereka di kandang sendiri, setelah sebelumnya sempat dikabarkan bahwa pertandingan harus dipindahkan ke Stadio Olimpico di Turin.

Meski demikian, anak-anak asuh Ivo Pulga harus bekerja keras menahan serangan I Rossoneri. Kiper Michael Agazzi melakukan penyelamatan apik kala menggagalkan peluang Massimo Ambrosini dari jarak 25 yard di menit ke-10.

Dua menit berselang, tuan rumah membalas lewat tendangan jarak jauh Marco Sau. Namun, bola masih melambung di atas mistar.

Kontak kapten Rossoblu Daniele Conti dengan Mario Balotelli sempat menyebabkan striker keturunan Ghana itu terjatuh di dekat kotak penalti. Tapi, wasit memutuskan insiden itu bukanlah pelanggaran yang layak membuahkan tendangan bebas bagi tim tamu.

Cagliari kembali mendapat peluang bagus setelah umpan terobosan Sau disambar Victor Ibarbo di dalam kotak. Sayangnya, tendangan Ibarbo masih melambung di atas gawang Christian Abbiati.

Wasit mengeluarkan kartu kuning pertama untuk M'Baye Niang setelah dirinya menjatuhkan gelandang Swedia Albin Ekdal di menit 38.

Ketika babak pertama nyaris berakhir dengan skor kacamata, Ibarbo mengejutkan kubu Rossoneri untuk membawa tuan rumah unggul. Berawal dari pelanggaran Philippe Mexes, Cagliari mendapat tendangan bebas yang dieksekusi oleh Conti.

Tendangan bebas Conti pun disambut dengan header terbalik Ibarbo yang membawa mereka unggul 1-0 di babak pertama.

Babak kedua

Unggul satu gol, Cagliari semakin bersemangat di babak kedua. Conti nyaris menambah keunggulan tuan rumah setelah dirinya memanfaatkan blunder Mexes untuk melesakkan bola dari jarak 25 yard. Namun, upaya itu belum bisa membuahkan gol kedua bagi Rossoblu.

Tidak lama, Conti justru mendapat kartu kuning setelah tertangkap menjatuhkan Balotelli dan memaksa wasit menghadiahkan tendangan bebas untuk Milan. Sayang, tendangan bebas Balotelli hanya mampu membentur barisan pagar betis.

Ivo Pulga melakukan pergantian pemain pertama di menit 56 dengan menarik mundur Thiago Ribeiro dan menurunkan Andrea Cossu sebagai gantinya. Sementara, tak lama kemudian, Max Allegri pun menurunkan Kevin-Prince Boateng untuk menggantikan Stephan El Shaarawy.

Di menit 62, Balotelli mendapat ruang untuk mengancam gawang Agazzi dan meminta bola kepada Ambrosini. Namun, Ambrosini melesakkan tendangan yang melambung di atas mistar sehingga keunggulan 1-0 untuk Cagliari belum juga berubah.

Sadar timnya semakin terdesak, Allegri menyuntukkan energi baru dengan menurunkan Bojan Krkic untuk menggantikan Ambrosini.

Milan baru berhasil menyamakan kedudukan di menit 82. Itu setelah Davide Astori mendapatkan kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Balotelli di kotak terlarang. Tanpa ampun, wasit menunjuk titik putih, di mana penalti dieksekusi dengan sempurna oleh Balotelli untuk membawa Rossoneri menyamakan skor menjadi 1-1.

Unggul satu pemain, Milan semakin gencar melancarkan serangan. Namun, Rossoblu toh berhasil menahan gempuran anak-anak asuh Allegri.

Di penghujung laga, Milan berpeluang menambah gol ketika Balotelli memanfaatkan lengahnya penjagaaan Cagliari untuk menanduk bola dari jarak dekat. Sayang, tandukannya langsung mengarah kepada Agazzi yang segera mengamankan bola.

Tidak lama, Boateng mencuatkan harapan bagi Milanisti lewat tendangan spekulatifnya. Sayang, upaya itu belum membuahkan hasil.

Milan nyaris memetik kemenangan dramatis ketika Luca Rossettini hampir melakukan blunder fatal dengan menyambar umpan silang Balotelli ke dalam gawangnya sendiri. Beruntung, kesalahan itu bisa dihindari.

Balotelli kembali dibayangi nasib sial ketika dua peluangnya melalui tandukan berhasil digagalkan Agazzi. Alhasil, kedudukan 1-1 tidak berubah dan kedua tim harus puas dengan tambahan satu angka.

Susunan Pemain Inti:

Cagliari: 
Agazzi; 
Pisano, Astori, Rossettini, Murro; 
Dessena, Conti, Ekdal; Thiago Ribeiro, 
Sau, Ibarbo

AC Milan: 
Abbiati; 
Abate, Mexes, Zapata, De Sciglio; 
Flamini, Ambrosini, Muntari; 
Niang, Balotelli, El Shaarawy



Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Laporan Pertandingan: Atalanta 0-1 AC Milan


Gol Stephan El Swaahawy di paruh pertama sudah cukup untuk mengantarkan tiga poin dalam lawatan AC Milan ke markas Atalanta.





Gol tunggal Stephan El Shaarawy sudah cukup memberi AC Milan kemenangan 1-0 dalam kunjungan mereka ke markas Atalanta, Stadio Atleti Azzurri, Minggu (27/1), dalam lanjutan Serie A Italia.

Kemenangan ini membuat Rossoneri kini menanjak ke peringkat lima klasemen sementara dengan perolehan poin 37. Sementara hasil negatif ini memaksa Atalanta harus puas turun satu tangga ke posisi 14 dengan koleksi poin 23.

Babak pertama


Atalanta langsung berinisiatif menyerang lebih dulu. Pada menit ketujuh Parra mendapatkan kesempatan dengan menembakkan bola, akan tetapi masih dapat ditepis dengan baik oleh kiper Milan Abbiati.

Milan merespon dengan bagus. El Shaarawy menggiring bola lewat serangan balik, Giampaolo Pazzini sejatinya berdiri di posisi yang ideal, namun si youngster terlalu lama memainkan bola hingga serangan pun kandas.

Sejurus kemudian giliran Boateng melepaskan tendangan kencang, akan tetapi masih terlalu jauh dari target.

Setengah jam pertandingan berjalan, gawang tuan rumah pun bobol. Dengan gesit dan lincah El Shaarawy membaca umpan dari Niang dan mendentumkan bola untuk membuka keunggulan Rossoneri.

Atalanta berusaha menjawab gol pertama tadi dengan cepat. Di menit ke-30 Raimondi berhasil menanduk bola menyambut sepak pojok, namun Abbiati masih cekatan mendekap bola. 

Montolivo mencoba peruntungannya di menit ke-37. Namun tendangan ambisiusnya dari jarak jauh masih belum tepat ke sasaran. Demikian juga dari kubu tuan rumah, tendangan Parra dari jarak jauh, semenit berselang, masih melambung tinggi.

Semenit sebelum turun minum Atalanta nyaris mencetak gol andai dari situasi serangan balik yang dipimpin Dennis dapat dimanfaatkan rekan-rekannya dengan sempurna. Umpan silang Dennis gagal dijangkau rekan-rekannya di mulut gawang Rossoneri.

Skor 1-0 untuk keunggulan Milan pun menandai kedua tim masuk ruang ganti.

Babak kedua

Paruh kedua baru berjalan tiga menit, Milan langsung tancap gas. Pazzini beraksi di depan gawang Atalanta, sayang tendangannya kemudian masih dapat diblok.

Atalanta memperoleh kesempatan menyamakan kedudukan, namun upaya Bonaventural, setelah memanfaatkan kemelut di area box tim tamu, juga masih dapat diredam barisan pertahanan Milan.

Pada menit ke-59 Davide Brivio diusir wasit menyusul kartu kuning kedua. Kartu merah yang diterima Brivio merupakan yang kesembilan dicatatkan Atalanta musim ini. Dengan kondisi tertinggal, Atalanta harus bermain dengan sepuluh pemain.

Hampir di sepanjang paruh kedua pertandingan cenderung menjurus kasar. Beberapa kali kedua tim terlibat adu mulut. Montolivo, Philippe Mexes dan Andrea Consigli menerima kartu kuning.

Sembilan menit menuju bubaran, Flamini mendapatkan peluang emas, dirinya tinggal berhadapan dengan kiper lawan, sayang pegerakannya tidak dingin sehingga sang penjaga gawang dapat menghalau upaya si gelandang.

Di lima menit terakhir Atalanta terus menaikan intensitas serangan mereka. Sementara Milan lebih memilih bermain santai. 

Semenit sebelum laga rampung Budan mendapatkan karu kuning setelah dia dinilai melakukan aksi diving di kotak penalti Milan. Tidak ada penalti.

Atalanta melanjutkan serangan, namun mereka tak kunjung mendapatkan gol balasan. Sementara pertandingan kian memanas. Tiga kartu kuning lagi harus dikeluarkan wasit. Adalah Carmona, Javier Matheu serta Christian Abbiati yang kali ini diganjar.

Di masa injury time aksi Traore gagal berbuah gol usai menyambut operan dari Flamini. Traore gagal mengendalikan bola dengan sempurna hingga peluang pun terlewati.

Sampai peluit panjang dibunyikan, kedudukan 1-0 untuk kemenangan Rossoneri tak lagi berubah.


SKUAT TIM

Atalanta : Consigli; Ferri, Stendardo, Canini, Brivio; Carmona, Cigarini, Biondini, Bonaventura; Parra, Denis.

AC Milan : Abbiati; Abate, Mexes, Zapata, Constant; Flamini, Montolivo, Boateng; Niang, Pazzini, El Shaarawy.



Sumber : goal.com/indonesia



>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini. 
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.

Giampaolo Pazzini Bawa Milan Atasi Bologna



Dua gol Giampaolo Pazzini membawa Milan unggul. Kendati sempat dikejutkan dengan gol bunuh diri Mexes, kubu Rossoneri toh mengemas kemenangan 2-1 Bologna





Babak pertama
Sejak babak pertama digulirkan, Milan berupaya mendominasi penguasaan bola atas tamunya. Namun, anak-anak asuh Max Allegri tampaknya belum sepenuhnya menguasai laga.
Sebaliknya, Bologna memperlihatkan pertahanan solid dan berusaha membendung kubu tuan rumah. Tembok pertahanan solid Rossoblu juga membuat Stephan El Shaarawy kesulitan membuka serangan ke gawang Federico Agliardi setelah menerima umpan dari Kevin Constant.

Namun, setelah kembali gagal memaksimalkan umpan Riccardo Montolivo beberapa menit kemudian, El Shaarawy mendapat peluang emas untuk membawa Rossoneri unggul di menit 12. El Shaarawy yang lolos dari kawalan Bologna berhasil merangsek ke kotak sebelum melepaskan tembakan datar ke pojok kiri gawang Agliardi.
Beruntung bagi Bologna, Agliardi tampil sigap dan membuang bola dengan kakinya.
Pertandingan cenderung berjalan lambat hingga pertengahan babak pertama, di mana Milan kerap kehilangan bola. Sementara, Bologna belum menampilkan ancaman berarti kepada Rossoneri.

Milan baru 'terbangun' di menit 35 lewat umpan silang Constant kepada Giampaolo Pazzini yang menyambar bola dengan sundulan kepalanya. Lagi-lagi, Agliardi melakukan aksi penyelamatan apik untuk menyelamatkan gawangnya.
Beberapa menit berselang, giliran gawang Christian Abbiati yang diuji lewat tendangan jarak jauh Alessandro Diamanti. Namun, upaya Diamanti belum cukup untuk membobol gawang kiper veteran tersebut.
Di penghujung laga, Milan mendapat dua peluang emas yang kembali digagalkan Agliardi. Pertama ketika umpan berbahaya Niang berhasil ditepis Agliardi keluar kotak. Kevin-Prince Boateng kemudian melepaskan umpan kepada El Shaarawy dari pojok kotak sebelum peluang El Shaarawy pun dimentahkan oleh Agliardi.
Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.

Babak kedua

Setelah gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas di babak pertama, armada Rossoneri segera tancap gas di babak kedua. Philippe Mexes bahkan nyaris memecah kebuntuan ketika babak kedua baru berjalan dua menit andai saja tendangan volinya menyambut sepak pojok tidak diblok dengan baik.
Tidak ingin menanggung malu di hadapan pendukungnya sendiri, Milan terus membombardir lini pertahanan Rossoblu. Namun, Agliardi lagi-lagi tampil gemilang untuk menjaga gawangnya tetap 'perawan'.

Pazzini sempat mendapat dua peluang bagus di menit 57 dan 58. Namun, keduanya berakhir sia-sia setelah striker Italia kesulitan menyelesaikan umpan Niang maupun Ignazio Abate.
Dua menit berselang, giliran El Shaarawy yang kembali mengancam gawang Agliardi menyusul tendangan penjuru. Sayang, peluang dari jarak 15 meter itupun kandas setelah Agliardi memamerkan aksi penyelamatan apiknya.
Namun, ketangguhan Agliardi di bawah mistar gawang hanya bertahan hingga menit 65. Pazzini akhirnya berhasil memecah kebuntuan berkat kelihaiannya mengendalikan bola di depan gawang. Meski mendapat tekanan Mikael Antonsson, Pazzini dengan tenang memutar badan dan melepaskan tendangan yang sempat mengenai tubuh bek Bologna sebelum menggetarkan jala gawang Agliardi. 
Umpan silang cantik dari Abate memegang peran besar dalam proses terciptanya gol Pazzini. Kedudukan pun berubah 1-0 untuk Milan.

Bologna sempat mendapat peluang lewat tendangan bebas di menit 81 menyusul pelanggaran Abate terhadap Diamanti. Namun, Christian Pasquato yang masuk menggantikan Michele Pazienza beberapa menit sebelumnya, menyia-nyiakan peluang tersebut setelah tendangannya melambung di atas mistar.
Sial bagi Bologna, tuan rumah menggandakan keunggulan mereka, lagi-lagi melalui Pazzini. Mantan striker Internazionale itu kembali memperlihatkan keliahaiannya di depan gawang setelah menerima umpan silang Boateng. Di tengah penjagaan tiga punggawa Rossoblu, Pazzini mengendalikan bola sebelum melepaskan tendangan yang tidak mampu diantisipasi Agliardi.
Sayangnya, dua menit kemudian, Milan justru kebobolan. Tandukan Pasquato menyambut umpan silang dari sisi kiri jatuh di kaki Mexes yang tidak sengaja menggulirkan bola ke dalam gawang Abbiati.
Beruntung bagi Milan, hingga empat menit injury time, Bologna tidak mampu mencetak gol tambahan sehingga mereka berhasil mengamankan tiga angka penuh di hadapan publik San Siro.

Susunan pemain


AC Milan: Abbiati, Abate, Zapata, Mexes, Constant, Flamini, Montolivo, Boateng, Niang, Pazzini, El Shaarawy

Bologna: Agliardi, Garics, Portanova, Antonsson, Cherubin, Diamanti, Perez, Pazienza, Riverola, Koné, Gilardino



Sumber : goal.com/indonesia

AC Milan Menang Tipis atas tamunya Siena


Minggu, 06 Januari 2013 pukul 21.00 WIB (Waktu Indonesia Barat) di San SiroAC Milan hanya mampu menang tipis atas tamunya Siena dengan skor 2-1.


Goal pertama Milan dilesakkan oleh sundulan kepala dari Bojan pada menit 66 setelah menerima umpan lambung dari KP-Boateng dari sisi kiri pertahanan Siena.

Goal kedua yang tunggu-tunggu para fans Milan pun hadir kembali yaitu goal yang berawal dari titik putih oleh Pazzini pada menit 81. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Milan karena pelanggaran yang dilakukan oleh Filipe terhadap Pazzini didalam kotak 12 pertahanan Siena. 
Namun pada menit 88 AC Milan kebobolan oleh goal dari sundulan kepala Paolucci. Abbiati tidak berdaya menjangkau bola yang mengarah kearah pojok kanan bawah dari Gawang yang dijaganya tersebut.

Menurut anda : Siapakah yang pantas menjadi pemain terbaik pada pertandingan tersebut?