Laman

Tampilkan postingan dengan label Balotelli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balotelli. Tampilkan semua postingan

Clarence Seedorf Puji Stephan El Shaarawy, Kritik Mario Balotelli


Stephan El Shaarawy masih harus lebih baik lagi, sementara Mario Balotelli masih memiliki PR yang harus dituntaskan terkait sikapnya.




Clarence Seedorf memuji barisan penyerang muda yang dimiliki AC Milan musim ini, meski masih banyak yang harus dibenahi.

Baginya, Stephan El Shaarawy dan Mario Balotelli menjadi jaminan masa depan yang sangat baik bagi AC Milan.

"Stephan menunjukkan ia penyerang yang andal," kata Seedorf, Jumat (15/3).

"Ia memiliki pemikiran yang bagus dan bakat yang luar biasa. Ia harus terus berada di jalurnya saat ini."

"Sementara Balotelli, harus lebih menyempurnakan dirinya sendiri. Di sejumlah hal, ia harus memperbaiki beberapa hal, seperti karakternya."

"Tapi, ia memiliki kemampuan teknis yang luar biasa dan perkembangan yang sangat baik," tandasnya.





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Pazzini Dipastikan Absen Kontra Barcelona

Tidak dipastikan berapa lama Pazzini akan Pulih, tapi yang jelas dia akan absen di pertandingan versus Barcelona tengah pekan ini.




Giampaolo Pazzini dipastikan tidak ambil bagian dalam lawatan AC Milan ke Barcelona, setelah hasil tes medis mengonfirmasi adanya keretakan pada kaki. 

Mantan striker FC Internazionale ini mendapat cedera di laga kemenangan 2-0 atas Genoa, Jumat (8/3), di Marassi setelah mencetak gol. Milan sangat mengkhawatirkan kondisi Pazzini jelang leg kedua babak 16 Besar Liga Champions versus Barca dan dalam laman resmi klub mengonfirmasi hasil tes lanjutan sang pemain. 

"Hasil tes mengonfirmasi adanya memar berat dan micro-fracture pada bagian atas fibula kanan."

Tidak dipastikan berapa lama Pazzini harus menepi, tapi yang jelas allenatore Massimiliano Allegri tak memasukkannya dalam skuat yang diboyong ke Camp Nou, Selasa (12/3). 

Absennya Pazzini membuat Allegri kian pusing karena Mario Balotelli berstatus cup-tied, sementara Philippe Mexes dan Kevin-Prince Boateng juga masih berjuang melawan cedera.





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Allegri Khawatir Timnya Kelelahan


Allegri menyesalkan kartu merah yang diterima Constant.




AC Milan berhasil mengalahkan Genoa 2-0 melalui gol  Giampaolo Pazzini and Mario Balotelli dalam laga Serie A Italia, Jumat (8/3) waktu setempat meskipun harus bermain dengan sepuluh orang selama sekitar 30 menit.

Kartu merah yang diterima Kevin Constant membuat tim besutan Massimiliano Allegri ini harus mengeluarkan energi ekstra untuk bisa mempertahankan kemenangan.

Allegri menyesalkan kartu merah tersebut sehingga tenaga dan konsentrasi para pemainnya banyak terkuras dan dikhawatirkan sebagian pemain akan kelelahan saat timnya dijamu Barcelona di leg kedua Liga Champions pada hari Selasa mendatang.

"Saya pikir kami bisa menuntaskan pertandingan tanpa menghabiskan banyak energi, tapi kartu merah yang diterima Constant membuat semuanya menjadi rumit sehingga kami harus mengeluarkan tenaga ekstra," ucapnya seusai laga pada Sky Sport.

"Hari Selasa nanti kami akan bertandang ke Barcelona yang merupakan tim terbaik dunia saat ini di Liga Champions, kami harus berada dalam kondisi bugar dan kekuatan penuh dalam laga tersebut. Genoa mampu merepotkan kami terutama di babak kedua saat kami bermain dengan sepuluh orang."

"Saya khawatir dengan kondisi beberapa pemain, mungkin dari mereka ada yang mengalami kelelahan. Tapi saya berharap mereka bisa kembali bugar dan dalam kondisi terbaik saat menghadapi Barca. Kami juga optimis mampu bertahan di peringkat ketiga Serie A dan bahkan bisa lebih tinggi lagi kalau Napoli tersandung dalam beberapa laga mendatang".




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Bungkam Genoa, AC Milan Dekati Napoli


Kemenangan 2-0 atas Genoa membawa Milan memangkas jarak menjadi dua angka dengan Napoli di urutan kedua.





AC Milan kini berjarak dua angka dari posisi runner-up klasemen Serie A Italia milik Napoli setelah membekap tuan rumah Genoa 2-0 di Luigi Ferraris, Jumat (8/3) malam waktu setempat.

Giampaolo Pazzini membuka keunggulan Rossoneri di pertengahan babak pertama sebelum digandakan Mario Balotelli sesudah istirahat. Meski kemudian harus bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah Kevin Constant, skor dapat dipertahankan Rossoneri hingga bubaran.

Selain menipiskan selisih dengan Napoli, yang baru bermain pada Minggu menghadapi Chievo, kemenangan ini juga merupakan bekal bagus buat Milan untuk menyongsong leg II fase 16 besar Liga Champions di kandang Barcelona, tengah pekan depan.

Sementara itu, kekalahan membuat Grifone terus terpuruk di papan bawah klasemen, tepatnya satu strip di atas zona relegasi dengan nilai tetap 26.

Pasukan Massimiliano Allegri sejatinya tak melakoni start dengan mulus dalam laga ini. Mereka sering berada dalam tekanan Genoa di seperempat jam awal sebelum memperbaiki penampilan menginjak pertengahan babak pertama.

Setelah tendangan melengkung M'Baye Niang digagalkan oleh penyelamatan akrobatik kiper Sebastien Frey, Milan mampu memecahkan kebuntuan pada menit ke-22. Menerima umpan Mathieu Flamini, Pazzini melepaskan tendangan keras dari tepi kotak penalti yang sempat membentur bagian dalam mistar sebelum akhirnya melesat masuk.

Aksi tersebut terbilang senasional karena beberapa saat sebelumnya ia mendapat cedera engkel dan tak lama usai mencetak gol, mantan striker FC Internazionale itu terpaksa ditarik keluar untuk digantikan Mario Balotelli.

Tertinggal, Il Grifone meningkatkan intensitas serangan, namun harus mereka harus rela melihat tiga klaim penalti dalam rentang hanya sepuluh menit ditolak wasit. Pada kesempatan pertama Cristian Zapata memang terlihat tak sengaja melakukan handball, tapi sepasang insiden berikutnya yang melibatkan Niang tampak patut diganjar tendangan 12 pas.

Striker belia Prancis itu menghadang sebuah tandukan akurat Marco Borriello dengan posisi tangan yang jelas terangkat sebelum di momen selanjutnya mendorong Andreas Granqvist yang berusaha menyambut sebuah tendangan bebas dari sisi kiri. Tapi wasit Antonio Damato tetap bergeming dan melanjutkan permainan.

Di babak kedua, Genoa terus berupaya untuk mengejar ketertinggalan. Peluang dihasilkan melalui eksekusi tendangan bebas Cesare Bovo yang sayangnya harus kandas oleh tiang gawang. Selanjutnya giliran Borriello yang mengancam, tapi tembakannya terlalu mudah diantisipasi Christian Abbiati.

Sering digempur, Milan ganti menekan. Sebuah tendangan deras Flamini ditepis dengan brilian oleh Frey, dan dari sepak pojok yang dihasilkan, Rossoneri sukses menggandakan keunggulan. Halauan buruk dari pertahanan Genoa dalam mengantisipasi tendangan penjuru Stephan El Shaarawy membuat Zapata dapat memberikan bola kepada Balotelli, yang langsung melesakkannya ke dalam gawang Frey (60').

Hanya enam menit berselang, Milan menerima pukulan dengan kartu kuning kedua bagi Constant akibat pertikaian sengit dengan Bovo setelah dilanggar oleh gelandang Genoa itu. Kedua pemain sama-sama menerima kartu kuning, tapi Constant sebelumnya sudah dikartu pada babak pertama.

Unggul jumlah pemain, Genoa semakin deras menerapkan tekanan, tapi sampai wasit Damato meniup peluit panjang mereka tak mampu membobol gawang Rossoneri.




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Mario Balotelli Masuk Skuat AC Milan Lawan Genoa

Meskipun masuk ke dalam skuat, pelatih Massimiliano Allegri memastikan penyerang berusia 22 tahun itu tidak akan tampil sebagai starter setelah ia tak berlatih selama delapan hari.




Mario Balotelli termasuk ke dalam 23 pemain yang akan bertandang ke Genoa pada lanjutan Serie A Italia Sabtu [3/8] dini hari nanti. 

Mantan bomber Manchester City itu absen pada laga akhir pekan lalu setelah mengalami cedera pada laga Derby della Madonnina menghadapi FC Internazionale sepekan sebelumnya. 

Meskipun masuk ke dalam skuat, pelatih Massimiliano Allegri memastikan penyerang berusia 22 tahun itu tidak akan tampil sebagai starter setelah ia tak berlatih selama delapan hari. 

Berikut skuat Milan yang disiapkan pada laga tersebut: Abbiati, Amelia, Gabriel, Abate, De Sciglio, Constant, Mexes, Yepes, Zaccardo, Zapata, Ambrosini, Boateng, Flamini, Montolivo, Muntari, Nocerino, Traorè, Balotelli, Bojan, El Shaarawy, Niang, Pazzini, Robinho.





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Derby Milan berbagi Angka


Schelotto langsung memberikan kotribusi sebagai pemain pengganti menggagalkan kemenangan Milan yang unggul melalui Stephan El Shaarawy di babak pertama.





Menurunnya penampilan AC Milan di babak kedua harus dibayar mahal karena mereka gagal mengepak poin sempurna dalam Derby della Madonnina di Giuseppe Meazza, Minggu (24/2) malam waktu setempat. 

I Rossoneri mendominasi jalannya pertandingan sepanjang babak pertama sehingga mampu menutup jeda dengan keunggulan 1-0 berkat gol Stephan El Shaarawy. Kombinasi menurunnya performa Il Diavolo Rosso serta membaiknya penampilan Inter membuat Ezequiel Schelotto dengan mudah menyamakan kedudukan setelah baru masuk selama dua menit menggantikan Esteban Cambiasso. 

Milan masih menempati urutan tiga classifica Serie A dengan 45 poin dari 26 pertandingan, diikuti Lazio dan La Beneamata dengan selisih satu angka, tapi I Biancocelesti belum memainkan laga pekan ini.


Babak pertama 

Milan mendapat peluang pertama ketika laga baru berjalan lima menit, namun sepakan Muntari dari luar kotak penalti usai mencuri bola dari pemain belakan Inter masih melebar di sisi gawang Handanovic. 

I Rossoneri terus melakukan tekanan, sisi kiri pertahanan Inter dapat ditembut De Sciglio hingga mencapai kotak penalti sayang sepakan pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu kembali melebar. 

La Beneamata sendiri tidak tinggal diam dengan penetrasi yang dilakukan rival, Inter mencoba melakukan tekanan dari sayap kanan namun dengan mudah dihentikan bek Milan saat memasuki area terlarang. 

Mexes sukses menghalau peluang Inter setelah Cassano memberikan umpan kepada Palacio di kotak penalti untuk membuat skor tetap imbang tanpa gol. 

Kedua tim gagal mengubah skor setelah masih-masing pemain menyia-nyiakan peluang emas. Pertama, Balotelli gagal memaksimalkan umpan silang De Sciglio ketika dirinya berada di depan gawang Handanovic. Kemudian sepakan Palacio di sisi kiri jauh melebar dari gawang Abbiati. 

Setan Merah akhirnya membawa skuat Massimiliano Allegri unggul di menit ke-21. Boateng bekerja keas memberikan umpan kepada El Shaarawy yang mampu melepaskan tembakan melambung meski mendapat penjagaan dua pemain Inter. Handanovic tak bisa berbuat banyak saat si kulit bundar menembus jalanya. 

Balotelli hampir menggandakan keunggulan Milan enam menit kemudian Berawal dari sepak pojok El Shaarawy, tandukan Balotelli memaksa Handanovic meninju bola, beruntung si kulit bundar jatuh di luar garis gawang yang kemudian berhasil diselamatkan mantan kiper Udinese. 

Balotelli kembali mendapat kans memperdayai Handanovic, namun sepakannya masih terlalu lemah dan mudah saja diamankan sang kiper. 

Cambiasso melakukan pelanggaran yang membuat Milan mendapat hadiah tendangan bebas di posisi berbahaya, namun eksekusi Balotelli masih membantur pagar betis. 

Babak kedua 

Milan langsung mendapat peluang melalui tendangan bebas, namun sundulan Boateng yang berusaha melanjutkan sepakan Montolivo masih melebar. Tidak lama giliran Inter yang diberikan free-kick setelah Palacio dilanggar di depan kotak penalti, tapi eksekusi Alvarez masih belum bisa mengancam Abbiati karena lebih dulu membentur pagar betis. 

Inter yang tampil lebih baik dibandingkan paruh pertama tadi berpeluang menyamakan skor di awal babak kedua. Abbiati melakukan refleks cepat untuk menepis peluang emas Guarin yang melepaskan tendangan voli, Cassano mencoba mendapatkan bola muntah tapi Mexes dengan cepat menutup ruang gerak bekas rekan setimnya. 

Handanovic sempat mendapat pertolongan medis setelah kepalanya terbentur kaki Balotelli yang berusaha menyambar bola, beruntung kiper asal Slovenia masih bisa melanjutkan pertandingan. Sebelum indisen tersebut, Guarin sempat melepaskan tendangan spekulasi dari jarak jauh tapi bola melambung jauh di mistar Abbiati. 

Pemain pengganti Ezequiel Schelotto membuat Derby Milan makin panas. Baru dua menit menit turun ke lapangan, Schelotto memberikan kontribusi positif dengan menaklukkan Abbiati lewat sundulannya yang menerima umpan Yuto Nagatomo. 

Inter nyaris berbalik unggul andai Palacio mampu meneruskan umpan Alvarez dengan sempurna. Tidak lama kemudian kembali Milan yang mengancam pertahanan I Nerazzurri, tapi tendangan Muntari masih melebar. Pertandingan berjalan lambat hingga memasuki sepuluh menit terakhir, gol Schelotto membuat Inter berbalik lebih mengendalikan permainan. 

Il Faraone melepaskan tendangan voli di dalam kotak penalti, namun bola membantur punggung Schelotto dan Allegri pun menarik pencetak gol untuk Milan itu untuk digantikan Bojan Krkic. 

Handanovic kembali menjadi pahlawan Inter setelah melakukan penyelamatan gemilang untuk memblok sepakan pemain pengganti M'Baye Niang. Terjadi kemelut di depan gawang Milan, namun Abbiati mampu menepis bola. 


Susunan Pemain 


INTER: 4-3-1-2
Handanovic; 
Zanetti, Ranocchia, Juan, Nagatomo; 
Gargano, Cambiasso, Alvarez; 
Guarin; 
Cassano, Palacio.

MILAN: 4-3-3
Abbiati; 
Abate, Zapata, Mexes, De Sciglio; 
Muntari, Montolivo, Nocerino; 
Boateng; Balotelli, El Shaarawy.










>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Seri A "Derby Della Madonnina" Pekan ke 26

Serie A pekan ke-26 antara FC Internazionale dan AC Milan di Giuseppe Meazza

25 Februari 2013





Ada beberapa hal yang menarik pada derby besok, yaitu tentang mantan pemain dari kedua klub masing yang kini akan bertarung dilapangan hijau untuk beradu gengsi kekuatan tim.


Lima Pertandingan Terakhir

Cassano adalah mantan pemain Milan yang kini memperkuat Inter dan dulu sempat satu tim bersama Pazzini yang kini memperkuat Milan dan mantan pemain Inter. Keduanya bersahabat tetapi tidak dilapangan hijau.
Balotelli dulunya juga adalah pemain Inter yang hijrah ke Manchester City dan saat ini telah berlabuh di AC Milan.



Prediksi Terlaris via Online
Note: Prediksi ini adalah prediksi para pengunjung situs berita olah raga ( goal.com/ID ).



Untuk ketiga pemain tersebut sepertinya akan selalu menjadi sorotan penting pada derby pekan ke-26 ini.
Siapakah diantara mereka yang akan menjadi pemain terbaik pada pertandingan nanti? yang pasti mereka akan selalu membuktikan diri sebaik mungkin kepada Fans-Mantan Fans, Tim-Mantan Tim, Rekan satu tim-Mantan Rekan.
Jangan lewatkan pertandingannya agar kita bisa menyaksikan kwalitas mereka dari menit pertama sampai akhir.

____________________________________________________________________________





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini. 
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Mario Balotelli Lanjutkan Tren Positif


Free kick berkelas Super Mario mengunci kemenangan Milan atas Parma, sekaligus untuk sementara kembali melangkahi rival sekota, Inter, ke posisi empat classifica.





Mario Balotelli kembali menjadi bintang dengan membantu AC Milan memenangkan pertarungan versus Parma pada giornata ke-25 di San Siro, Jumat (15/2) malam waktu setempat. 

Gol bunuh diri Gabriel Paletta di babak pertama serta tendangan bebas Balotelli --gol keempat selama berseragam Milan-- pada interval kedua hanya bisa dibalas Nicola Sansone di pengujung laga, sehingga skor 2-1 membuat I Rossoneri berhak mengantongi tiga angka yang mengatrol mereka ke urutan empat classifica sementara.

Bersama Lazio di tempat ketiga, Setan Merah mengoleksi poin identik, 44, dan unggul satu dari rival sekota FC Internazionale meski baik I Biancocelesti dan La Beneamata belum memainkan pertandingan pekan ini. 

Hasil ini bisa menjadi modal penting sebelum menjamu raksasa La Liga Spanyol Barcelona di leg pertama babak 16 Besar Liga Champions di hadapan publik sendiri tengah pekan depan. 



Susunan Pemain 

AC Milan:
Abbiati; 
De Sciglio, Yepes, Zapata, Constant;
 Nocerino, Montolivo, Muntari;
 Niang, Balotelli, Boateng.


Parma: 
Pavarini; 
Rosi, Paletta, Coda, Mesbah; 
Marchionni, Valdes, Parolo; Sansone, 
Amauri, Biabiany.




Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Penalti Mario Balotelli Selamatkan AC Milan


Penalti Mario Balotelli di babak kedua membawa Milan menyamakan kedudukan 1-1 kala bertandang ke markas Cagliari






Mario Balotelli kembali menjadi pahlawan AC Milan setelah penaltinya di penghujung babak kedua membawa Rossoneri menuai satu angka menghadapi Cagliari, Minggu (10/2) malam.

Tampil di Is Arenas, Cagliari unggul lebih dulu di penghujung babak pertama melalui Victor Ibarbo yang memaksimalkan tendangan bebas kapten Daniele Conti.

Performa Milan sepanjang laga cukup mengecewakan, namun mereka toh berhasil menyamakan kedudukan di menit 82 setelah pelanggaran Davide Astori membuahkan penalti untuk tim tamu. Balotelli yang ditunjuk sebagai eksekutor melaksanakan tugasnya dengan baik dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Babak pertama
Sejak laga digulirkan, fans Cagliari menyuarakan dukungan mereka dengan penuh semangat kepada tim tuan rumah. Jelas, mereka puas bisa menyaksikan tim kesayangan mereka di kandang sendiri, setelah sebelumnya sempat dikabarkan bahwa pertandingan harus dipindahkan ke Stadio Olimpico di Turin.

Meski demikian, anak-anak asuh Ivo Pulga harus bekerja keras menahan serangan I Rossoneri. Kiper Michael Agazzi melakukan penyelamatan apik kala menggagalkan peluang Massimo Ambrosini dari jarak 25 yard di menit ke-10.

Dua menit berselang, tuan rumah membalas lewat tendangan jarak jauh Marco Sau. Namun, bola masih melambung di atas mistar.

Kontak kapten Rossoblu Daniele Conti dengan Mario Balotelli sempat menyebabkan striker keturunan Ghana itu terjatuh di dekat kotak penalti. Tapi, wasit memutuskan insiden itu bukanlah pelanggaran yang layak membuahkan tendangan bebas bagi tim tamu.

Cagliari kembali mendapat peluang bagus setelah umpan terobosan Sau disambar Victor Ibarbo di dalam kotak. Sayangnya, tendangan Ibarbo masih melambung di atas gawang Christian Abbiati.

Wasit mengeluarkan kartu kuning pertama untuk M'Baye Niang setelah dirinya menjatuhkan gelandang Swedia Albin Ekdal di menit 38.

Ketika babak pertama nyaris berakhir dengan skor kacamata, Ibarbo mengejutkan kubu Rossoneri untuk membawa tuan rumah unggul. Berawal dari pelanggaran Philippe Mexes, Cagliari mendapat tendangan bebas yang dieksekusi oleh Conti.

Tendangan bebas Conti pun disambut dengan header terbalik Ibarbo yang membawa mereka unggul 1-0 di babak pertama.

Babak kedua

Unggul satu gol, Cagliari semakin bersemangat di babak kedua. Conti nyaris menambah keunggulan tuan rumah setelah dirinya memanfaatkan blunder Mexes untuk melesakkan bola dari jarak 25 yard. Namun, upaya itu belum bisa membuahkan gol kedua bagi Rossoblu.

Tidak lama, Conti justru mendapat kartu kuning setelah tertangkap menjatuhkan Balotelli dan memaksa wasit menghadiahkan tendangan bebas untuk Milan. Sayang, tendangan bebas Balotelli hanya mampu membentur barisan pagar betis.

Ivo Pulga melakukan pergantian pemain pertama di menit 56 dengan menarik mundur Thiago Ribeiro dan menurunkan Andrea Cossu sebagai gantinya. Sementara, tak lama kemudian, Max Allegri pun menurunkan Kevin-Prince Boateng untuk menggantikan Stephan El Shaarawy.

Di menit 62, Balotelli mendapat ruang untuk mengancam gawang Agazzi dan meminta bola kepada Ambrosini. Namun, Ambrosini melesakkan tendangan yang melambung di atas mistar sehingga keunggulan 1-0 untuk Cagliari belum juga berubah.

Sadar timnya semakin terdesak, Allegri menyuntukkan energi baru dengan menurunkan Bojan Krkic untuk menggantikan Ambrosini.

Milan baru berhasil menyamakan kedudukan di menit 82. Itu setelah Davide Astori mendapatkan kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Balotelli di kotak terlarang. Tanpa ampun, wasit menunjuk titik putih, di mana penalti dieksekusi dengan sempurna oleh Balotelli untuk membawa Rossoneri menyamakan skor menjadi 1-1.

Unggul satu pemain, Milan semakin gencar melancarkan serangan. Namun, Rossoblu toh berhasil menahan gempuran anak-anak asuh Allegri.

Di penghujung laga, Milan berpeluang menambah gol ketika Balotelli memanfaatkan lengahnya penjagaaan Cagliari untuk menanduk bola dari jarak dekat. Sayang, tandukannya langsung mengarah kepada Agazzi yang segera mengamankan bola.

Tidak lama, Boateng mencuatkan harapan bagi Milanisti lewat tendangan spekulatifnya. Sayang, upaya itu belum membuahkan hasil.

Milan nyaris memetik kemenangan dramatis ketika Luca Rossettini hampir melakukan blunder fatal dengan menyambar umpan silang Balotelli ke dalam gawangnya sendiri. Beruntung, kesalahan itu bisa dihindari.

Balotelli kembali dibayangi nasib sial ketika dua peluangnya melalui tandukan berhasil digagalkan Agazzi. Alhasil, kedudukan 1-1 tidak berubah dan kedua tim harus puas dengan tambahan satu angka.

Susunan Pemain Inti:

Cagliari: 
Agazzi; 
Pisano, Astori, Rossettini, Murro; 
Dessena, Conti, Ekdal; Thiago Ribeiro, 
Sau, Ibarbo

AC Milan: 
Abbiati; 
Abate, Mexes, Zapata, De Sciglio; 
Flamini, Ambrosini, Muntari; 
Niang, Balotelli, El Shaarawy



Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Marco Van Basten Ingin Latih AC Milan

Mantan penyerang Belanda mengaku ingin bekerja sama dengan Mario Balotelli suatu waktu




Marco van Basten mengungkapkan keinginannya melatih AC Milan di masa yang akan datang. Untuk mewujudkan mimpinya, pria asal Belanda ini melakukan latihan. 

Van Basten, yang melakoni lebih dari 140 pertandingan bersama I Rossoneri, saat ini menukangi SC Heerenveen, tapi dia mengaku ingin melatih di San Siro dan bekerja sama dengan pemain anyar Mario Balotelli. 

"Saya berlatih untuk melatih Milan," kata Van Basten kepada Sky Sport 24. 

"Saya ingin melatih Balotelli. Mungkin di masa yang akan datang dia akan ke Heerenveen!" canda mantan striker usia 48 tahun. 


Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Wakil Presiden AC Milan Ejek Rasis Mario Balotelli

Petinggi AC Milan Paolo Berlusconi melakukan aksi yang tidak pantas terhadap pemainnya.







Di saat sang kakak mendukung langkah tim memerangi aksi rasisme, adik Silvio Berlusconi, Paolo, malah memperparah keadaan.

Salah satu petinggi AC Milan itu menyinggung Mario Balotelli secara rasis, beberapa saat sebelum laga melawan Udinese.

"Saya sudah selesai. Ok, kami semua akan melihat keluarga negro kecil. Ia luar biasa. Semua gadis-gadis juga diundang. Kalian juga berkesempatan bertemu dengan presiden," kata Paolo Berlusconi, yang juga wakil presiden AC Milan itu.

Pernyataannya itu diungkapkan usai menjalani tur politik di Monza untuk Partai People of Freedom. Jurnalis menangkap pernyataannya itu dengan kamera video dan memunculkannya di situs surat kabar La Repubblica.

Hal itu bisa menjadi masalah tersendiri karena sebelumnya saudaranya, Silvio Berlusconi, berjanji tak akan memberikan toleransi terkait rasisme.


Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Pazzini diperkirakan Absen Melawan Cagliari

Hari ini Milan merilis pernyataan yang menyebutkan Pazzini telah melalui tes yang menunjukkan mantan bomber FC Internazionale itu mengalami masalah pada otot adduktor kanannya.





Striker AC Milan Giampaolo Pazzini diprediksi akan absen pada laga melawan Cagliari akhir pekan ini setelah hasil tes menunjukkan ia mengalami cedera paha. 

Pazzini harus ditarik dari starting lineup akibat mengalami cedera saat pemanasan jelang laga melawan Udinese akhir pekan lalu. Akibatnya, posisinya sebagai starter digantikan Mario Balotelli. 

Hari ini Milan merilis pernyataan yang menyebutkan Pazzini telah melalui tes yang menunjukkan mantan bomber FC Internazionale itu mengalami masalah pada otot adduktor kanannya. 

"Pada akhir pekan nanti akan dilakukan tes medis lagi kepada sang pemain," kata pernyataan tersebut. 


Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Mario Balotelli: Saya Super Bahagia


Balotelli fokus mencetak gol di laga selanjutnya demi membantu Milan merebut tiket kualifikasi Liga Champions





Mario Balotelli tak menyangka akan melakoni debut sebagai starter bersama AC Milan di laga versus Udinese, Senin dini hari tadi. 

Allenatore Massimiliano Allegri sebenarnya menyiapkan Giampaolo Pazzini dalam starting XI, namun eks FC Internazionale mengalami cedera saat pemanasan sehingga posisinya diganti Super Mario yang tampil gemilang. 

Balotelli membuka keunggulan Milan di paruh pertama, kemudian memastikan tripoin lewat titik putih saat injury time, setelah Giampiero Pinzi sempat menyamakan kedudukan di menit ke-55.

"Saya disiapkan di bench, tapi kemudian Pazzo cedera jadi saya main," kata Balotelli kepada Sky Sport Italia

"Saya sangat bahagia menghasilkan seperti ini, saya tampil dalam performa bagus. Kami kuat di lini depan, meski saya tak banyak bermain dan merasa kaki saya berat. Saya harus bekerja memperbaiki level kebugaran."

"Ini start bagus, tapi saya harus terus mencetak gol. Kami menciptakan kesempatan bagus malam ini, tapi Daniele Padelli tampil bagus dengan sejumlah penyelamatan," lanjut mantan FC Internazionale. 

"Kami layak menang dan pada akhirnya kami melakukan itu," pungkas Super Mario. 


Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Adriano Galliani: Kami Tak Punya Lionel Messi, Tapi Punya Mario Balotelli!


Galliani ikut memuji performa gemilang striker yang baru digaet dari Manchester City itu dalam penampilan perdananya dengan Si Merah-Hitam.






Selain pelatih Massimiliano Allegri, wakil presiden AC Milan, Adriano Galliani, juga tak ketinggalan memuji kebintangan Mario Balotelli dalam kemenangan 2-1 kontra Udinese, Senin (4/2) dinihari WIB.


Seperti diketahui, Balotelli, yang sejatinya diplot di bench, akhirnya main sejak menit pertama menyusul cedera Giampaolo Pazzini di sesi pemanasan, dan ia muncul sebagai pembuka skor buat Rosssoneri di menit ke-25.
Setelah Le Zebrette menyamakan kedudukan lewat Giampiero Pinzi, Super Mario, rekrutan dari Manchester City, masuk papan skor untuk kedua kali melalui eksekusi penalti pada injury time sekaligus mengunci skor akhir 2-1.
“Dia pemain laga besar dan dia menjadi starter setelah Pazzini cedera, sepakbola memang aneh,” kata Galliani.
“Dua gol Balotelli merupakan pertanda takdir dan dia bahkan bisa saja mencetak gol saat laga baru berlangsung 35 detik.”
“Kami tak memiliki [Lionel] Messi tapi kami punya Balotelli. Serangan ini mengingatkan saya pada Barcelona dan kami akan melihat manfaat dalam segi sponsor karena dia baru berumur 22 tahun dan mempunyai potensi hebat.”
Milan akan berhadapan dengan Barcelona bersama Messi-nya di babak 16 besar Liga Champions, namun Balo tak bisa beraksi dalam laga tersebut akibat terkena cup-tied.



Sumber : goal.com/indonesia



>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Massimiliano Allegri Puji Mario Balotelli


Balotelli langsung membuat dua gol dalam debutnya bersama Milan.






Amat puas dengan debut gemilang Mario Balotelli, Massimiliano Allegri pun mengalamatkan sanjungan buat rekrutan anyar dari Manchester City itu.


Dipersiapkan mengisi bangku cadangan dalam laga kontra Udinese di San Siro, Senin (4/2) dinihari WIB tadi, Super Mario akhirnya main sebagai starter karena Giampaolo Pazzini mengalami cedera saat pemanasan.
Kesempatan tersebut tak disia-siakan striker internasional Italia berdarah Ghana itu. Ia memborong dua gol untuk membawa Rossoneri menang 2-1.
“Dia memiliki kualitas teknis dan fisik yang luar biasa,” puji Allegri seperti dikutip laman resmi Si Merah-Hitam.
“Dia dapat mencapai potensi penuhnya di Milan,” imbuh sang allenatore.


Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Debut Mario Balotelli Menangkan AC Milan


Sepasang gol Balotelli dalam debut bersama Milan sukses membawa Setan Merah mengepak tripoin







Debut sempurna dilakoni Mario Balotelli bersama AC Milan di laga versus Udinese, Minggu (3/2) malam waktu lokal. 

Tampil sebagai starter 'dadakan' karena Giampaolo Pazzini cedera saat melakukan pemanasan, Super Mario justru tampil memukau yang disempurnakan dengan sepasang golnya ke gawang Padelli masing-masing di menit 25 dan penalti saat injury time guna memastikan tripoin untuk I Rossoneri setelah Pinzi menyamakan kedudukan di paru kedua. 

Kemenangan ini sukses mengatrol skuat Massimiliano Allegri ke peringkat empat klasemen sementara, melangkahi FC Internazionale dengan poin identik, 40, namun Milan unggul selisih gol. I Rossoneri juga kini hanya tiga poin di belakang Lazio yang menempati zona kualifikasi Liga Champions. 

Sementara I Zebrette harus puas tertahan di posisi sembilan, mengantongi 33 poin.

Babak pertama 
Giampalo Pazzini cedera saat melakukan pemanasan sehingga Mario Balotelli memastikan debutnya sebagai starter. Belum genap satu pertandingan berjalan, Super Mario sudah mengancam gawang Padelli, tapi sepakannya melenceng tipis di sisi gawang. 

Meski Milan mendominasi pertandingan, tidak ada peluang berarti diciptakan tuan rumah. Baru di menit ke-11 terjadi kemelut di depan gawang Padelli. Balotelli memberikan umpan kepada Niang, sudah berhadapan dengan sang kiper attacante muda melepaskan tendangan pelan tapi masih bisa dihalau Padelli. Bola liar nyaris dimaksimalkan Niang, namun sundulannya belum berhasil merobek gawang Udinese. 

Giliran Stephan El SHaarawy mendapat peluang membawa I Rossoneri unggul, usai menerima umpan Ignazio Abate di sisi kanan. Sayang tandukan Il Faraone masih melambung di atas mistar. 

Udinese mencoba memaksimalkan serangan balik. Tapi ancaman skuat besutan Francesco Guidolin dengan cepat diantisipasi bek Milan. 

Publik San Siro bersorak setelah Balotelli berhasil mengoyak jala Padelli. Berawal dari umpan El Shaarawy di sisi kiri, sempat membentur pemain Udinese namun bola akhirnya disambar Super Mario dengan tendangan voli keras yang tidak mampu dihentikan Padelli. 

Tak lama kemudian, sepakan keras Balotelli dari luar kotak penalti nyaris menggandakan keunggulan Setan Merah, tapi kali ini Padelli melakukan penyelamatan dengan cepat.  

Lini depan Milan terlihat terus menggempur pertahanan dan Niang mendapat peluang dari sisi kanan, tapi bola lebih dulu meninggalkan lapangan. Tidak lama berserang, aksi Balotelli kembali menguji ketangguhan Padelli di bawah mistar, namun berhasil dimentahkan portiere tersebut. 

Il Zebrette langsung melakukan serangan balik, tapi mudah saja diamankan Abate yang mengawal sisi kanan pertahanan Milan. 

Justru skuat Massimiliano Allegri yang kembali mendapat peluang. Berawal dari sodoran El Shaarawy di sisi kiri, Flamini yang berdiri di depan gawang tidak mampu memaksimalkan umpan IL Faraone.

Babak kedua 


Milan langsung menyerang di babak kedua, El Shaarawy menguasai bola di sisi kiri tapi sepakannya masih melenceng di sisi gawang. Kemudian kerja sama Balotelli-El Sha mengancam gawang Padelli, tapi tendangan striker berdarah Mesir itu masih terlalu lemah sehingga mudah saja diamankan kiper. 

Udinese yang bertekad mengejar ketertinggalan melakukan serangan. Lazzari berhasil melewati Zapata untuk memberikan umpan kepada Antonio Di Natale, tapi sepakan voli striker veteran masih melebar. 

Kevin Constant melakukan kesalahan yang membuat pemain Udinese mendapatkan ruang di area berbahaya. Hasilnya, Muriel berhasil menyodorkan umpan matag kepada Giampiero Pinzi yang berhasil memperdayai Marco Amelia sekaligus mengubah skor menjadi 1-1. 

Niang mencoba peruntungan untuk membawa Milan kembali unggul, tapi sepakannya masih jatuh di atas mistar. Gol Di Natale berhasil memantik semangat tim tamu. Udinese mulai berani keluar menyerang, namun pertahanan Milan cukup solid untuk mengamankan daerahnya. 

Allegri melakukan pergantian pemain demi menambah daya gedor. Antonio Nocerino ditarik keluar dan Bojan Krkic melengkapi lini serang yang sudah diisi tridente Balotelli - Niang - El Shaarawy. 

Milan kembali membangun serangan lewat kerja sama El Shaarawy dan Niang, tapi sepakan pemain Prancis itu masih menyamping di kanan gawang Padelli. Serangan sporadis dilancarkan I Rossoneri, tendangan keras Montolivo melambung di atas mistar, demikian juga dengan sepakan Bojan dari sisi kiri. 

Tim tamu hampir saja menggandakan kedudukan mereka, Alexander Merkel mengancam gawang Amelia beruntung masih ada El Shaarawy yang ikut membantu pertahanan berhasil membuang bola. 

Tendangan bebas Balotelli dari depan gawang, berhasil dimentahkan Padelli sehingga hanya menghasilkan sepak pojok. Serangan balik Udinese hampir saja membuat Milan terkapar, tapi sepakan Basta setelah melakukan solo run dari kanan melambung jauh di atas mistar Amelia. 

Di menit akhir, wasit menunjuka titik putih setelah El Shaarawy dijatuhkan pemain lawan di kotak terlarang. Balotelli yang menjadi eksektor, sukses memberikan tripoin buat I Rossoneri saat injury time

Susunan Pemain
 
Milan: Amelia; Abate, Zapata, Bonera, Constant; Flamini, Montolivo, Nocerino;Niang, Balotelli, El Shaarawy
Cadangan: Abbiati, Gabriel, Zaccardo, Yepes, Antonini, Ambrosini, Muntari,Boateng, Traorè, Robinho, Bojan, 

Udinese: Padelli; Heurteaux, Danilo, Domizzi, Gabriel Silva; Basta, Pinzi, Allan,Lazzari; Muriel; Di Natale
Cadangan: Scuffet, Favaro, Angella, Heurtaux, Faraoni, Pereyra, Merkel, Campos Toro, Maicosuel, Ranegie, Zielinski



Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.