Laman

Mario Balotelli: Saya Super Bahagia


Balotelli fokus mencetak gol di laga selanjutnya demi membantu Milan merebut tiket kualifikasi Liga Champions





Mario Balotelli tak menyangka akan melakoni debut sebagai starter bersama AC Milan di laga versus Udinese, Senin dini hari tadi. 

Allenatore Massimiliano Allegri sebenarnya menyiapkan Giampaolo Pazzini dalam starting XI, namun eks FC Internazionale mengalami cedera saat pemanasan sehingga posisinya diganti Super Mario yang tampil gemilang. 

Balotelli membuka keunggulan Milan di paruh pertama, kemudian memastikan tripoin lewat titik putih saat injury time, setelah Giampiero Pinzi sempat menyamakan kedudukan di menit ke-55.

"Saya disiapkan di bench, tapi kemudian Pazzo cedera jadi saya main," kata Balotelli kepada Sky Sport Italia

"Saya sangat bahagia menghasilkan seperti ini, saya tampil dalam performa bagus. Kami kuat di lini depan, meski saya tak banyak bermain dan merasa kaki saya berat. Saya harus bekerja memperbaiki level kebugaran."

"Ini start bagus, tapi saya harus terus mencetak gol. Kami menciptakan kesempatan bagus malam ini, tapi Daniele Padelli tampil bagus dengan sejumlah penyelamatan," lanjut mantan FC Internazionale. 

"Kami layak menang dan pada akhirnya kami melakukan itu," pungkas Super Mario. 


Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Adriano Galliani: Kami Tak Punya Lionel Messi, Tapi Punya Mario Balotelli!


Galliani ikut memuji performa gemilang striker yang baru digaet dari Manchester City itu dalam penampilan perdananya dengan Si Merah-Hitam.






Selain pelatih Massimiliano Allegri, wakil presiden AC Milan, Adriano Galliani, juga tak ketinggalan memuji kebintangan Mario Balotelli dalam kemenangan 2-1 kontra Udinese, Senin (4/2) dinihari WIB.


Seperti diketahui, Balotelli, yang sejatinya diplot di bench, akhirnya main sejak menit pertama menyusul cedera Giampaolo Pazzini di sesi pemanasan, dan ia muncul sebagai pembuka skor buat Rosssoneri di menit ke-25.
Setelah Le Zebrette menyamakan kedudukan lewat Giampiero Pinzi, Super Mario, rekrutan dari Manchester City, masuk papan skor untuk kedua kali melalui eksekusi penalti pada injury time sekaligus mengunci skor akhir 2-1.
“Dia pemain laga besar dan dia menjadi starter setelah Pazzini cedera, sepakbola memang aneh,” kata Galliani.
“Dua gol Balotelli merupakan pertanda takdir dan dia bahkan bisa saja mencetak gol saat laga baru berlangsung 35 detik.”
“Kami tak memiliki [Lionel] Messi tapi kami punya Balotelli. Serangan ini mengingatkan saya pada Barcelona dan kami akan melihat manfaat dalam segi sponsor karena dia baru berumur 22 tahun dan mempunyai potensi hebat.”
Milan akan berhadapan dengan Barcelona bersama Messi-nya di babak 16 besar Liga Champions, namun Balo tak bisa beraksi dalam laga tersebut akibat terkena cup-tied.



Sumber : goal.com/indonesia



>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Massimiliano Allegri Puji Mario Balotelli


Balotelli langsung membuat dua gol dalam debutnya bersama Milan.






Amat puas dengan debut gemilang Mario Balotelli, Massimiliano Allegri pun mengalamatkan sanjungan buat rekrutan anyar dari Manchester City itu.


Dipersiapkan mengisi bangku cadangan dalam laga kontra Udinese di San Siro, Senin (4/2) dinihari WIB tadi, Super Mario akhirnya main sebagai starter karena Giampaolo Pazzini mengalami cedera saat pemanasan.
Kesempatan tersebut tak disia-siakan striker internasional Italia berdarah Ghana itu. Ia memborong dua gol untuk membawa Rossoneri menang 2-1.
“Dia memiliki kualitas teknis dan fisik yang luar biasa,” puji Allegri seperti dikutip laman resmi Si Merah-Hitam.
“Dia dapat mencapai potensi penuhnya di Milan,” imbuh sang allenatore.


Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Debut Mario Balotelli Menangkan AC Milan


Sepasang gol Balotelli dalam debut bersama Milan sukses membawa Setan Merah mengepak tripoin







Debut sempurna dilakoni Mario Balotelli bersama AC Milan di laga versus Udinese, Minggu (3/2) malam waktu lokal. 

Tampil sebagai starter 'dadakan' karena Giampaolo Pazzini cedera saat melakukan pemanasan, Super Mario justru tampil memukau yang disempurnakan dengan sepasang golnya ke gawang Padelli masing-masing di menit 25 dan penalti saat injury time guna memastikan tripoin untuk I Rossoneri setelah Pinzi menyamakan kedudukan di paru kedua. 

Kemenangan ini sukses mengatrol skuat Massimiliano Allegri ke peringkat empat klasemen sementara, melangkahi FC Internazionale dengan poin identik, 40, namun Milan unggul selisih gol. I Rossoneri juga kini hanya tiga poin di belakang Lazio yang menempati zona kualifikasi Liga Champions. 

Sementara I Zebrette harus puas tertahan di posisi sembilan, mengantongi 33 poin.

Babak pertama 
Giampalo Pazzini cedera saat melakukan pemanasan sehingga Mario Balotelli memastikan debutnya sebagai starter. Belum genap satu pertandingan berjalan, Super Mario sudah mengancam gawang Padelli, tapi sepakannya melenceng tipis di sisi gawang. 

Meski Milan mendominasi pertandingan, tidak ada peluang berarti diciptakan tuan rumah. Baru di menit ke-11 terjadi kemelut di depan gawang Padelli. Balotelli memberikan umpan kepada Niang, sudah berhadapan dengan sang kiper attacante muda melepaskan tendangan pelan tapi masih bisa dihalau Padelli. Bola liar nyaris dimaksimalkan Niang, namun sundulannya belum berhasil merobek gawang Udinese. 

Giliran Stephan El SHaarawy mendapat peluang membawa I Rossoneri unggul, usai menerima umpan Ignazio Abate di sisi kanan. Sayang tandukan Il Faraone masih melambung di atas mistar. 

Udinese mencoba memaksimalkan serangan balik. Tapi ancaman skuat besutan Francesco Guidolin dengan cepat diantisipasi bek Milan. 

Publik San Siro bersorak setelah Balotelli berhasil mengoyak jala Padelli. Berawal dari umpan El Shaarawy di sisi kiri, sempat membentur pemain Udinese namun bola akhirnya disambar Super Mario dengan tendangan voli keras yang tidak mampu dihentikan Padelli. 

Tak lama kemudian, sepakan keras Balotelli dari luar kotak penalti nyaris menggandakan keunggulan Setan Merah, tapi kali ini Padelli melakukan penyelamatan dengan cepat.  

Lini depan Milan terlihat terus menggempur pertahanan dan Niang mendapat peluang dari sisi kanan, tapi bola lebih dulu meninggalkan lapangan. Tidak lama berserang, aksi Balotelli kembali menguji ketangguhan Padelli di bawah mistar, namun berhasil dimentahkan portiere tersebut. 

Il Zebrette langsung melakukan serangan balik, tapi mudah saja diamankan Abate yang mengawal sisi kanan pertahanan Milan. 

Justru skuat Massimiliano Allegri yang kembali mendapat peluang. Berawal dari sodoran El Shaarawy di sisi kiri, Flamini yang berdiri di depan gawang tidak mampu memaksimalkan umpan IL Faraone.

Babak kedua 


Milan langsung menyerang di babak kedua, El Shaarawy menguasai bola di sisi kiri tapi sepakannya masih melenceng di sisi gawang. Kemudian kerja sama Balotelli-El Sha mengancam gawang Padelli, tapi tendangan striker berdarah Mesir itu masih terlalu lemah sehingga mudah saja diamankan kiper. 

Udinese yang bertekad mengejar ketertinggalan melakukan serangan. Lazzari berhasil melewati Zapata untuk memberikan umpan kepada Antonio Di Natale, tapi sepakan voli striker veteran masih melebar. 

Kevin Constant melakukan kesalahan yang membuat pemain Udinese mendapatkan ruang di area berbahaya. Hasilnya, Muriel berhasil menyodorkan umpan matag kepada Giampiero Pinzi yang berhasil memperdayai Marco Amelia sekaligus mengubah skor menjadi 1-1. 

Niang mencoba peruntungan untuk membawa Milan kembali unggul, tapi sepakannya masih jatuh di atas mistar. Gol Di Natale berhasil memantik semangat tim tamu. Udinese mulai berani keluar menyerang, namun pertahanan Milan cukup solid untuk mengamankan daerahnya. 

Allegri melakukan pergantian pemain demi menambah daya gedor. Antonio Nocerino ditarik keluar dan Bojan Krkic melengkapi lini serang yang sudah diisi tridente Balotelli - Niang - El Shaarawy. 

Milan kembali membangun serangan lewat kerja sama El Shaarawy dan Niang, tapi sepakan pemain Prancis itu masih menyamping di kanan gawang Padelli. Serangan sporadis dilancarkan I Rossoneri, tendangan keras Montolivo melambung di atas mistar, demikian juga dengan sepakan Bojan dari sisi kiri. 

Tim tamu hampir saja menggandakan kedudukan mereka, Alexander Merkel mengancam gawang Amelia beruntung masih ada El Shaarawy yang ikut membantu pertahanan berhasil membuang bola. 

Tendangan bebas Balotelli dari depan gawang, berhasil dimentahkan Padelli sehingga hanya menghasilkan sepak pojok. Serangan balik Udinese hampir saja membuat Milan terkapar, tapi sepakan Basta setelah melakukan solo run dari kanan melambung jauh di atas mistar Amelia. 

Di menit akhir, wasit menunjuka titik putih setelah El Shaarawy dijatuhkan pemain lawan di kotak terlarang. Balotelli yang menjadi eksektor, sukses memberikan tripoin buat I Rossoneri saat injury time

Susunan Pemain
 
Milan: Amelia; Abate, Zapata, Bonera, Constant; Flamini, Montolivo, Nocerino;Niang, Balotelli, El Shaarawy
Cadangan: Abbiati, Gabriel, Zaccardo, Yepes, Antonini, Ambrosini, Muntari,Boateng, Traorè, Robinho, Bojan, 

Udinese: Padelli; Heurteaux, Danilo, Domizzi, Gabriel Silva; Basta, Pinzi, Allan,Lazzari; Muriel; Di Natale
Cadangan: Scuffet, Favaro, Angella, Heurtaux, Faraoni, Pereyra, Merkel, Campos Toro, Maicosuel, Ranegie, Zielinski



Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.