Laman

Tampilkan postingan dengan label Philippe Mexes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Philippe Mexes. Tampilkan semua postingan

UCL - Milan Pulang Bersedih





Beberapa foto Skuat Milan dalam pertandingan UCL Leg II 
di Camp Nou, 13/03/2013.




















>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Pazzini Dipastikan Absen Kontra Barcelona

Tidak dipastikan berapa lama Pazzini akan Pulih, tapi yang jelas dia akan absen di pertandingan versus Barcelona tengah pekan ini.




Giampaolo Pazzini dipastikan tidak ambil bagian dalam lawatan AC Milan ke Barcelona, setelah hasil tes medis mengonfirmasi adanya keretakan pada kaki. 

Mantan striker FC Internazionale ini mendapat cedera di laga kemenangan 2-0 atas Genoa, Jumat (8/3), di Marassi setelah mencetak gol. Milan sangat mengkhawatirkan kondisi Pazzini jelang leg kedua babak 16 Besar Liga Champions versus Barca dan dalam laman resmi klub mengonfirmasi hasil tes lanjutan sang pemain. 

"Hasil tes mengonfirmasi adanya memar berat dan micro-fracture pada bagian atas fibula kanan."

Tidak dipastikan berapa lama Pazzini harus menepi, tapi yang jelas allenatore Massimiliano Allegri tak memasukkannya dalam skuat yang diboyong ke Camp Nou, Selasa (12/3). 

Absennya Pazzini membuat Allegri kian pusing karena Mario Balotelli berstatus cup-tied, sementara Philippe Mexes dan Kevin-Prince Boateng juga masih berjuang melawan cedera.





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Bungkam Genoa, AC Milan Dekati Napoli


Kemenangan 2-0 atas Genoa membawa Milan memangkas jarak menjadi dua angka dengan Napoli di urutan kedua.





AC Milan kini berjarak dua angka dari posisi runner-up klasemen Serie A Italia milik Napoli setelah membekap tuan rumah Genoa 2-0 di Luigi Ferraris, Jumat (8/3) malam waktu setempat.

Giampaolo Pazzini membuka keunggulan Rossoneri di pertengahan babak pertama sebelum digandakan Mario Balotelli sesudah istirahat. Meski kemudian harus bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah Kevin Constant, skor dapat dipertahankan Rossoneri hingga bubaran.

Selain menipiskan selisih dengan Napoli, yang baru bermain pada Minggu menghadapi Chievo, kemenangan ini juga merupakan bekal bagus buat Milan untuk menyongsong leg II fase 16 besar Liga Champions di kandang Barcelona, tengah pekan depan.

Sementara itu, kekalahan membuat Grifone terus terpuruk di papan bawah klasemen, tepatnya satu strip di atas zona relegasi dengan nilai tetap 26.

Pasukan Massimiliano Allegri sejatinya tak melakoni start dengan mulus dalam laga ini. Mereka sering berada dalam tekanan Genoa di seperempat jam awal sebelum memperbaiki penampilan menginjak pertengahan babak pertama.

Setelah tendangan melengkung M'Baye Niang digagalkan oleh penyelamatan akrobatik kiper Sebastien Frey, Milan mampu memecahkan kebuntuan pada menit ke-22. Menerima umpan Mathieu Flamini, Pazzini melepaskan tendangan keras dari tepi kotak penalti yang sempat membentur bagian dalam mistar sebelum akhirnya melesat masuk.

Aksi tersebut terbilang senasional karena beberapa saat sebelumnya ia mendapat cedera engkel dan tak lama usai mencetak gol, mantan striker FC Internazionale itu terpaksa ditarik keluar untuk digantikan Mario Balotelli.

Tertinggal, Il Grifone meningkatkan intensitas serangan, namun harus mereka harus rela melihat tiga klaim penalti dalam rentang hanya sepuluh menit ditolak wasit. Pada kesempatan pertama Cristian Zapata memang terlihat tak sengaja melakukan handball, tapi sepasang insiden berikutnya yang melibatkan Niang tampak patut diganjar tendangan 12 pas.

Striker belia Prancis itu menghadang sebuah tandukan akurat Marco Borriello dengan posisi tangan yang jelas terangkat sebelum di momen selanjutnya mendorong Andreas Granqvist yang berusaha menyambut sebuah tendangan bebas dari sisi kiri. Tapi wasit Antonio Damato tetap bergeming dan melanjutkan permainan.

Di babak kedua, Genoa terus berupaya untuk mengejar ketertinggalan. Peluang dihasilkan melalui eksekusi tendangan bebas Cesare Bovo yang sayangnya harus kandas oleh tiang gawang. Selanjutnya giliran Borriello yang mengancam, tapi tembakannya terlalu mudah diantisipasi Christian Abbiati.

Sering digempur, Milan ganti menekan. Sebuah tendangan deras Flamini ditepis dengan brilian oleh Frey, dan dari sepak pojok yang dihasilkan, Rossoneri sukses menggandakan keunggulan. Halauan buruk dari pertahanan Genoa dalam mengantisipasi tendangan penjuru Stephan El Shaarawy membuat Zapata dapat memberikan bola kepada Balotelli, yang langsung melesakkannya ke dalam gawang Frey (60').

Hanya enam menit berselang, Milan menerima pukulan dengan kartu kuning kedua bagi Constant akibat pertikaian sengit dengan Bovo setelah dilanggar oleh gelandang Genoa itu. Kedua pemain sama-sama menerima kartu kuning, tapi Constant sebelumnya sudah dikartu pada babak pertama.

Unggul jumlah pemain, Genoa semakin deras menerapkan tekanan, tapi sampai wasit Damato meniup peluit panjang mereka tak mampu membobol gawang Rossoneri.




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Derby Milan berbagi Angka


Schelotto langsung memberikan kotribusi sebagai pemain pengganti menggagalkan kemenangan Milan yang unggul melalui Stephan El Shaarawy di babak pertama.





Menurunnya penampilan AC Milan di babak kedua harus dibayar mahal karena mereka gagal mengepak poin sempurna dalam Derby della Madonnina di Giuseppe Meazza, Minggu (24/2) malam waktu setempat. 

I Rossoneri mendominasi jalannya pertandingan sepanjang babak pertama sehingga mampu menutup jeda dengan keunggulan 1-0 berkat gol Stephan El Shaarawy. Kombinasi menurunnya performa Il Diavolo Rosso serta membaiknya penampilan Inter membuat Ezequiel Schelotto dengan mudah menyamakan kedudukan setelah baru masuk selama dua menit menggantikan Esteban Cambiasso. 

Milan masih menempati urutan tiga classifica Serie A dengan 45 poin dari 26 pertandingan, diikuti Lazio dan La Beneamata dengan selisih satu angka, tapi I Biancocelesti belum memainkan laga pekan ini.


Babak pertama 

Milan mendapat peluang pertama ketika laga baru berjalan lima menit, namun sepakan Muntari dari luar kotak penalti usai mencuri bola dari pemain belakan Inter masih melebar di sisi gawang Handanovic. 

I Rossoneri terus melakukan tekanan, sisi kiri pertahanan Inter dapat ditembut De Sciglio hingga mencapai kotak penalti sayang sepakan pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu kembali melebar. 

La Beneamata sendiri tidak tinggal diam dengan penetrasi yang dilakukan rival, Inter mencoba melakukan tekanan dari sayap kanan namun dengan mudah dihentikan bek Milan saat memasuki area terlarang. 

Mexes sukses menghalau peluang Inter setelah Cassano memberikan umpan kepada Palacio di kotak penalti untuk membuat skor tetap imbang tanpa gol. 

Kedua tim gagal mengubah skor setelah masih-masing pemain menyia-nyiakan peluang emas. Pertama, Balotelli gagal memaksimalkan umpan silang De Sciglio ketika dirinya berada di depan gawang Handanovic. Kemudian sepakan Palacio di sisi kiri jauh melebar dari gawang Abbiati. 

Setan Merah akhirnya membawa skuat Massimiliano Allegri unggul di menit ke-21. Boateng bekerja keas memberikan umpan kepada El Shaarawy yang mampu melepaskan tembakan melambung meski mendapat penjagaan dua pemain Inter. Handanovic tak bisa berbuat banyak saat si kulit bundar menembus jalanya. 

Balotelli hampir menggandakan keunggulan Milan enam menit kemudian Berawal dari sepak pojok El Shaarawy, tandukan Balotelli memaksa Handanovic meninju bola, beruntung si kulit bundar jatuh di luar garis gawang yang kemudian berhasil diselamatkan mantan kiper Udinese. 

Balotelli kembali mendapat kans memperdayai Handanovic, namun sepakannya masih terlalu lemah dan mudah saja diamankan sang kiper. 

Cambiasso melakukan pelanggaran yang membuat Milan mendapat hadiah tendangan bebas di posisi berbahaya, namun eksekusi Balotelli masih membantur pagar betis. 

Babak kedua 

Milan langsung mendapat peluang melalui tendangan bebas, namun sundulan Boateng yang berusaha melanjutkan sepakan Montolivo masih melebar. Tidak lama giliran Inter yang diberikan free-kick setelah Palacio dilanggar di depan kotak penalti, tapi eksekusi Alvarez masih belum bisa mengancam Abbiati karena lebih dulu membentur pagar betis. 

Inter yang tampil lebih baik dibandingkan paruh pertama tadi berpeluang menyamakan skor di awal babak kedua. Abbiati melakukan refleks cepat untuk menepis peluang emas Guarin yang melepaskan tendangan voli, Cassano mencoba mendapatkan bola muntah tapi Mexes dengan cepat menutup ruang gerak bekas rekan setimnya. 

Handanovic sempat mendapat pertolongan medis setelah kepalanya terbentur kaki Balotelli yang berusaha menyambar bola, beruntung kiper asal Slovenia masih bisa melanjutkan pertandingan. Sebelum indisen tersebut, Guarin sempat melepaskan tendangan spekulasi dari jarak jauh tapi bola melambung jauh di mistar Abbiati. 

Pemain pengganti Ezequiel Schelotto membuat Derby Milan makin panas. Baru dua menit menit turun ke lapangan, Schelotto memberikan kontribusi positif dengan menaklukkan Abbiati lewat sundulannya yang menerima umpan Yuto Nagatomo. 

Inter nyaris berbalik unggul andai Palacio mampu meneruskan umpan Alvarez dengan sempurna. Tidak lama kemudian kembali Milan yang mengancam pertahanan I Nerazzurri, tapi tendangan Muntari masih melebar. Pertandingan berjalan lambat hingga memasuki sepuluh menit terakhir, gol Schelotto membuat Inter berbalik lebih mengendalikan permainan. 

Il Faraone melepaskan tendangan voli di dalam kotak penalti, namun bola membantur punggung Schelotto dan Allegri pun menarik pencetak gol untuk Milan itu untuk digantikan Bojan Krkic. 

Handanovic kembali menjadi pahlawan Inter setelah melakukan penyelamatan gemilang untuk memblok sepakan pemain pengganti M'Baye Niang. Terjadi kemelut di depan gawang Milan, namun Abbiati mampu menepis bola. 


Susunan Pemain 


INTER: 4-3-1-2
Handanovic; 
Zanetti, Ranocchia, Juan, Nagatomo; 
Gargano, Cambiasso, Alvarez; 
Guarin; 
Cassano, Palacio.

MILAN: 4-3-3
Abbiati; 
Abate, Zapata, Mexes, De Sciglio; 
Muntari, Montolivo, Nocerino; 
Boateng; Balotelli, El Shaarawy.










>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Penalti Mario Balotelli Selamatkan AC Milan


Penalti Mario Balotelli di babak kedua membawa Milan menyamakan kedudukan 1-1 kala bertandang ke markas Cagliari






Mario Balotelli kembali menjadi pahlawan AC Milan setelah penaltinya di penghujung babak kedua membawa Rossoneri menuai satu angka menghadapi Cagliari, Minggu (10/2) malam.

Tampil di Is Arenas, Cagliari unggul lebih dulu di penghujung babak pertama melalui Victor Ibarbo yang memaksimalkan tendangan bebas kapten Daniele Conti.

Performa Milan sepanjang laga cukup mengecewakan, namun mereka toh berhasil menyamakan kedudukan di menit 82 setelah pelanggaran Davide Astori membuahkan penalti untuk tim tamu. Balotelli yang ditunjuk sebagai eksekutor melaksanakan tugasnya dengan baik dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Babak pertama
Sejak laga digulirkan, fans Cagliari menyuarakan dukungan mereka dengan penuh semangat kepada tim tuan rumah. Jelas, mereka puas bisa menyaksikan tim kesayangan mereka di kandang sendiri, setelah sebelumnya sempat dikabarkan bahwa pertandingan harus dipindahkan ke Stadio Olimpico di Turin.

Meski demikian, anak-anak asuh Ivo Pulga harus bekerja keras menahan serangan I Rossoneri. Kiper Michael Agazzi melakukan penyelamatan apik kala menggagalkan peluang Massimo Ambrosini dari jarak 25 yard di menit ke-10.

Dua menit berselang, tuan rumah membalas lewat tendangan jarak jauh Marco Sau. Namun, bola masih melambung di atas mistar.

Kontak kapten Rossoblu Daniele Conti dengan Mario Balotelli sempat menyebabkan striker keturunan Ghana itu terjatuh di dekat kotak penalti. Tapi, wasit memutuskan insiden itu bukanlah pelanggaran yang layak membuahkan tendangan bebas bagi tim tamu.

Cagliari kembali mendapat peluang bagus setelah umpan terobosan Sau disambar Victor Ibarbo di dalam kotak. Sayangnya, tendangan Ibarbo masih melambung di atas gawang Christian Abbiati.

Wasit mengeluarkan kartu kuning pertama untuk M'Baye Niang setelah dirinya menjatuhkan gelandang Swedia Albin Ekdal di menit 38.

Ketika babak pertama nyaris berakhir dengan skor kacamata, Ibarbo mengejutkan kubu Rossoneri untuk membawa tuan rumah unggul. Berawal dari pelanggaran Philippe Mexes, Cagliari mendapat tendangan bebas yang dieksekusi oleh Conti.

Tendangan bebas Conti pun disambut dengan header terbalik Ibarbo yang membawa mereka unggul 1-0 di babak pertama.

Babak kedua

Unggul satu gol, Cagliari semakin bersemangat di babak kedua. Conti nyaris menambah keunggulan tuan rumah setelah dirinya memanfaatkan blunder Mexes untuk melesakkan bola dari jarak 25 yard. Namun, upaya itu belum bisa membuahkan gol kedua bagi Rossoblu.

Tidak lama, Conti justru mendapat kartu kuning setelah tertangkap menjatuhkan Balotelli dan memaksa wasit menghadiahkan tendangan bebas untuk Milan. Sayang, tendangan bebas Balotelli hanya mampu membentur barisan pagar betis.

Ivo Pulga melakukan pergantian pemain pertama di menit 56 dengan menarik mundur Thiago Ribeiro dan menurunkan Andrea Cossu sebagai gantinya. Sementara, tak lama kemudian, Max Allegri pun menurunkan Kevin-Prince Boateng untuk menggantikan Stephan El Shaarawy.

Di menit 62, Balotelli mendapat ruang untuk mengancam gawang Agazzi dan meminta bola kepada Ambrosini. Namun, Ambrosini melesakkan tendangan yang melambung di atas mistar sehingga keunggulan 1-0 untuk Cagliari belum juga berubah.

Sadar timnya semakin terdesak, Allegri menyuntukkan energi baru dengan menurunkan Bojan Krkic untuk menggantikan Ambrosini.

Milan baru berhasil menyamakan kedudukan di menit 82. Itu setelah Davide Astori mendapatkan kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Balotelli di kotak terlarang. Tanpa ampun, wasit menunjuk titik putih, di mana penalti dieksekusi dengan sempurna oleh Balotelli untuk membawa Rossoneri menyamakan skor menjadi 1-1.

Unggul satu pemain, Milan semakin gencar melancarkan serangan. Namun, Rossoblu toh berhasil menahan gempuran anak-anak asuh Allegri.

Di penghujung laga, Milan berpeluang menambah gol ketika Balotelli memanfaatkan lengahnya penjagaaan Cagliari untuk menanduk bola dari jarak dekat. Sayang, tandukannya langsung mengarah kepada Agazzi yang segera mengamankan bola.

Tidak lama, Boateng mencuatkan harapan bagi Milanisti lewat tendangan spekulatifnya. Sayang, upaya itu belum membuahkan hasil.

Milan nyaris memetik kemenangan dramatis ketika Luca Rossettini hampir melakukan blunder fatal dengan menyambar umpan silang Balotelli ke dalam gawangnya sendiri. Beruntung, kesalahan itu bisa dihindari.

Balotelli kembali dibayangi nasib sial ketika dua peluangnya melalui tandukan berhasil digagalkan Agazzi. Alhasil, kedudukan 1-1 tidak berubah dan kedua tim harus puas dengan tambahan satu angka.

Susunan Pemain Inti:

Cagliari: 
Agazzi; 
Pisano, Astori, Rossettini, Murro; 
Dessena, Conti, Ekdal; Thiago Ribeiro, 
Sau, Ibarbo

AC Milan: 
Abbiati; 
Abate, Mexes, Zapata, De Sciglio; 
Flamini, Ambrosini, Muntari; 
Niang, Balotelli, El Shaarawy



Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Giampaolo Pazzini Bawa Milan Atasi Bologna



Dua gol Giampaolo Pazzini membawa Milan unggul. Kendati sempat dikejutkan dengan gol bunuh diri Mexes, kubu Rossoneri toh mengemas kemenangan 2-1 Bologna





Babak pertama
Sejak babak pertama digulirkan, Milan berupaya mendominasi penguasaan bola atas tamunya. Namun, anak-anak asuh Max Allegri tampaknya belum sepenuhnya menguasai laga.
Sebaliknya, Bologna memperlihatkan pertahanan solid dan berusaha membendung kubu tuan rumah. Tembok pertahanan solid Rossoblu juga membuat Stephan El Shaarawy kesulitan membuka serangan ke gawang Federico Agliardi setelah menerima umpan dari Kevin Constant.

Namun, setelah kembali gagal memaksimalkan umpan Riccardo Montolivo beberapa menit kemudian, El Shaarawy mendapat peluang emas untuk membawa Rossoneri unggul di menit 12. El Shaarawy yang lolos dari kawalan Bologna berhasil merangsek ke kotak sebelum melepaskan tembakan datar ke pojok kiri gawang Agliardi.
Beruntung bagi Bologna, Agliardi tampil sigap dan membuang bola dengan kakinya.
Pertandingan cenderung berjalan lambat hingga pertengahan babak pertama, di mana Milan kerap kehilangan bola. Sementara, Bologna belum menampilkan ancaman berarti kepada Rossoneri.

Milan baru 'terbangun' di menit 35 lewat umpan silang Constant kepada Giampaolo Pazzini yang menyambar bola dengan sundulan kepalanya. Lagi-lagi, Agliardi melakukan aksi penyelamatan apik untuk menyelamatkan gawangnya.
Beberapa menit berselang, giliran gawang Christian Abbiati yang diuji lewat tendangan jarak jauh Alessandro Diamanti. Namun, upaya Diamanti belum cukup untuk membobol gawang kiper veteran tersebut.
Di penghujung laga, Milan mendapat dua peluang emas yang kembali digagalkan Agliardi. Pertama ketika umpan berbahaya Niang berhasil ditepis Agliardi keluar kotak. Kevin-Prince Boateng kemudian melepaskan umpan kepada El Shaarawy dari pojok kotak sebelum peluang El Shaarawy pun dimentahkan oleh Agliardi.
Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.

Babak kedua

Setelah gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas di babak pertama, armada Rossoneri segera tancap gas di babak kedua. Philippe Mexes bahkan nyaris memecah kebuntuan ketika babak kedua baru berjalan dua menit andai saja tendangan volinya menyambut sepak pojok tidak diblok dengan baik.
Tidak ingin menanggung malu di hadapan pendukungnya sendiri, Milan terus membombardir lini pertahanan Rossoblu. Namun, Agliardi lagi-lagi tampil gemilang untuk menjaga gawangnya tetap 'perawan'.

Pazzini sempat mendapat dua peluang bagus di menit 57 dan 58. Namun, keduanya berakhir sia-sia setelah striker Italia kesulitan menyelesaikan umpan Niang maupun Ignazio Abate.
Dua menit berselang, giliran El Shaarawy yang kembali mengancam gawang Agliardi menyusul tendangan penjuru. Sayang, peluang dari jarak 15 meter itupun kandas setelah Agliardi memamerkan aksi penyelamatan apiknya.
Namun, ketangguhan Agliardi di bawah mistar gawang hanya bertahan hingga menit 65. Pazzini akhirnya berhasil memecah kebuntuan berkat kelihaiannya mengendalikan bola di depan gawang. Meski mendapat tekanan Mikael Antonsson, Pazzini dengan tenang memutar badan dan melepaskan tendangan yang sempat mengenai tubuh bek Bologna sebelum menggetarkan jala gawang Agliardi. 
Umpan silang cantik dari Abate memegang peran besar dalam proses terciptanya gol Pazzini. Kedudukan pun berubah 1-0 untuk Milan.

Bologna sempat mendapat peluang lewat tendangan bebas di menit 81 menyusul pelanggaran Abate terhadap Diamanti. Namun, Christian Pasquato yang masuk menggantikan Michele Pazienza beberapa menit sebelumnya, menyia-nyiakan peluang tersebut setelah tendangannya melambung di atas mistar.
Sial bagi Bologna, tuan rumah menggandakan keunggulan mereka, lagi-lagi melalui Pazzini. Mantan striker Internazionale itu kembali memperlihatkan keliahaiannya di depan gawang setelah menerima umpan silang Boateng. Di tengah penjagaan tiga punggawa Rossoblu, Pazzini mengendalikan bola sebelum melepaskan tendangan yang tidak mampu diantisipasi Agliardi.
Sayangnya, dua menit kemudian, Milan justru kebobolan. Tandukan Pasquato menyambut umpan silang dari sisi kiri jatuh di kaki Mexes yang tidak sengaja menggulirkan bola ke dalam gawang Abbiati.
Beruntung bagi Milan, hingga empat menit injury time, Bologna tidak mampu mencetak gol tambahan sehingga mereka berhasil mengamankan tiga angka penuh di hadapan publik San Siro.

Susunan pemain


AC Milan: Abbiati, Abate, Zapata, Mexes, Constant, Flamini, Montolivo, Boateng, Niang, Pazzini, El Shaarawy

Bologna: Agliardi, Garics, Portanova, Antonsson, Cherubin, Diamanti, Perez, Pazienza, Riverola, Koné, Gilardino



Sumber : goal.com/indonesia

Philippe Mexes Pilih AC Milan Dibanding Real Madrid

Mexes mengklaim dirinya sudah menjadi pemain Milan dengan ikatan kontrak empat tahun.

Philippe Mexes - Roma (Getty Images)
 

Bek asal Prancis Philippe Mexes mengungkapkan, ia telah menolak peluang bergabung dengan Real Madrid agar bisa bermain untuk AC Milan.
Mexes disebut-sebut sudah siap hijrah ke Milan, menyusul rencana penandatanganan kontrak selama empat tahun. Mexes mengklaim Rossoneri merupakan satu-satunya klub yang membuat dirinya bertahan di Italia, setelah selama tujuh tahun berada di Roma.
Mexes mengakui dirinya pernah tergoda untuk mencoba peruntungan di luar Italia, menyusul adanya tawaran dari Madrid. Namun ia yakin telah bergabung dengan klub yang bisa memenuhi ambisinya.
“Hanya Roma atau Milan yang bisa membuat saya bertahan di Italia. Ada peluang bagi saya untuk meninggalkan Italia. Saya dikontak Real Madrid, tapi saya ingin di Italia bersama Milan,” ujar Mexes kepada France Football dilansir Sky Sports.
Kini, Mexes mencoba memulai hidup barunya bersama juara Serie A Italia 2010/11, dan yakin bisa membantu Milan meraih banyak gelar bergengsi pada masa mendatang.
“Saya adalah pemain Milan untuk empat musim ke depan. Saya senang datang ke Milan, salah satu klub terbaik di Italia dan dunia. Saya merasa bangga, terutama ketika melihat jersey baru dengan lambang Scudetto,” kata Mexes.
“Milan merupakan klub pilihan setiap pemain, dan mereka bisa mewujudkan ambisi saya. Klub ini superior seperti Manchester United, Barcelona dan Real Madrid. Saya kesana untuk menang. Liga Champions juga menjadi target utama.”



=====ENGLISH================
Mexes claims he has become a Milan player with a four-year bond contract.
French defender Philippe Mexes said, he has rejected the opportunity to join Real Madrid in order to play for AC Milan.
Mexes was mentioned was ready to move to Milan, following the planned signing of a contract for four years. Mexes claimed the Rossoneri were the only club that made him stay in Italy, after over seven years in Rome.
Mexes admitted he has been tempted to try their luck outside Italy, following a bid from Madrid. But he sure has joined the club that could meet his ambitions.
"Only Rome or Milan, who can make me stay in Italy. There is a chance for me to leave Italy. I contacted Real Madrid, but I want in Italy with Milan, "said Mexes told France Football reported by Sky Sports.
Now, Mexes tries to start a new life together 2010/11 Italian Serie A champions, and sure I can help Milan won many prestigious titles in the future.
"I am a Milan player for four seasons. I am happy to come to Milan, one of the best clubs in Italy and the world. I feel proud, especially when looking at a new jersey with the emblem Scudetto, "Mexes said.
"Milan is a club option of each player, and they could realize my ambitions. The club was superior as Manchester United, Barcelona and Real Madrid. I'm there to win. Champions League is also a prime target. "

------------------------------
Sumber : goal.com/indonesia
------------------------------
Media Advertise Paling Murah