Laman

Tampilkan postingan dengan label M Allegri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label M Allegri. Tampilkan semua postingan

Stephan El Shaarawy: AC Milan Alihkan Fokus Ke Serie A Italia


Usai disingkirkan Barcelona, Il Faraone meminta rekan-rekannya untuk kembali fokus ke kompetisi domestik.




Stephan El Shaarawy meminta AC Milan untuk mengalihkan fokus ke Serie A Italia usai dieliminasi Barcelona di 16 besar Liga Champions tengah pekan ini.

“Kami harus menaruh laga Barcelona di belakang kami dan kami harus fokus untuk meraih peringkat kedua di Serie A. Kami punya 10 pertandingan tersisa untuk memastikan diri dapat bermain di Liga Champions musim depan,” ucap El Shaarawy kepada Milan Channel.

“Apa yang kami raih saat ini sepertinya tak masuk akal. Comeback kami begitu dahsyat dan 10 laga ke depan akan seperti 10 laga final,” pungkasnya.

Milan kini menduduki peringkat ketiga klasifika Serie A terpaut dua poin dari peringkat kedua Napoli dan 11 angka dari pemuncak klasemen Juventus. Akhir pekan ini, pasukan Massimiliano Allegri akan menjamu Palermo.





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Masa Depan Massimiliano Allegri Ditentukan Akhir Musim



Meski Galliani percaya penuh pada sang pelatih, presiden Silvio Berlusconi dikabarkan masih ragu-ragu untuk mempertahankannya dan baru akan mengambil keputusan di akhir musim.




Seperti diwartakan La Gazzetta dello Sport, Silvio Berlusconi selaku presiden AC Milan tak akan mengambil keputusan terkait masa depan pelatih Massimiliano Allegri sampai berakhirnya musim kompetisi ini.

Seiring kebangkitan Rossoneri di Serie A, yang di awal musim kalah lima kali dari delapan partai pertama namun kini berhasil melesat ke tangga ketiga klasemen, merebak spekulasi bahwa Allegri bakal segera ditawari kontrak baru.

Namun Berlusconi disinyalir kecewa dengan kegagalan Stephan El Shaarawy dkk. di Liga Champions, di mana mereka sempat unggul 2-0 atas Barcelona di leg pertama perdelapan-final tapi kalah telak 4-0 kala melawat ke Camp Nou, Selasa (12/3) kemarin.

Meski Allegri menggenggam kepercayaan penuh dari wakil presiden Adriano Galliani, tidak demikian halnya dengan Berlusconi, yang disebut masih ragu-ragu untuk mempertahankannya.

Adapun kontrak eks allenatore Cagliari itu di San Siro berlaku sampai 2014, dan ia sejauh ini telah dikait-kaitkan dengan kemungkinan kepindahan ke AS Roma atau Shakhtar Donetsk pada musim panas.




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Cristian Zapata: AC Milan Harus 'Move On'

"Kami harus meraih tujuan kami, yaitu finis di posisi kedua," kata bek asal Kolombia itu.




Bek AC Milan Cristian Zapata mengungkapkan timnya harus segera melupakan kekalahan menyakitkan atas Barcelona di 16 besar Liga Champions.

Pemain asal Kolombia itu mengatakan kini Milan harus memfokuskan diri pada laga Serie A melawan Palermo di San Siro akhir pekan nanti untuk meraih tiket ke Liga Champions pada akhir musim. 

"Kami harus meraih tujuan kami, yaitu finis di posisi kedua," kata Zapata kepada Milan Channel. 

"Palermo akan menjadi lawan berat Minggu nanti, namun kami tidak boleh gagal," ungkap Zapata. 

Skuat Massimiliano Allegri saat ini berada di peringkat ketiga Serie A dengan laga menyisakan 10 pertandingan lagi. Mereka hanya tertinggal dua poin dari Napoli. 




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Massimiliano Allegri Tak Istimewakan Laga Kontra Barcelona

Allegri berharap Rossoneri bermain lebih baik ketimbang leg pertama, namun dia bakal memperlakukan laga kontra Blaugrana layaknya pertandingan lain.





Arsitek AC Milan Massimiliano Allegri mengimbau anak-anak asuhnya untuk tetap tenang menghadapi Barcelona dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions dan melakoni laga tersebut layaknya pertandingan 'biasa'.

Rossoneri akan menyambangi Camp Nou dengan keunggulan agregat 2-0 atas raksasa Catalan. Meski demikian, Allegri toh berharap para pemainnya bisa menampilkan permainan yang lebih baik pada laga balasan ini.

"Kami ingin menantang Barcelona. Saya pikir kami harus bermain lebih baik ketimbang di leg pertama [jika kami ingin menang]," tuturnya sebagaimana dikutip Football Italia.

"Besok malam kami harus tampil lebih baik. Para pemain harus memperagakan serangan yang bagus dan memaksimalkan semua peluang mereka."

"[Tapi] kami harus tetap tenang, pertandingan ini sama seperti laga-laga lainnya."





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Pazzini Dipastikan Absen Kontra Barcelona

Tidak dipastikan berapa lama Pazzini akan Pulih, tapi yang jelas dia akan absen di pertandingan versus Barcelona tengah pekan ini.




Giampaolo Pazzini dipastikan tidak ambil bagian dalam lawatan AC Milan ke Barcelona, setelah hasil tes medis mengonfirmasi adanya keretakan pada kaki. 

Mantan striker FC Internazionale ini mendapat cedera di laga kemenangan 2-0 atas Genoa, Jumat (8/3), di Marassi setelah mencetak gol. Milan sangat mengkhawatirkan kondisi Pazzini jelang leg kedua babak 16 Besar Liga Champions versus Barca dan dalam laman resmi klub mengonfirmasi hasil tes lanjutan sang pemain. 

"Hasil tes mengonfirmasi adanya memar berat dan micro-fracture pada bagian atas fibula kanan."

Tidak dipastikan berapa lama Pazzini harus menepi, tapi yang jelas allenatore Massimiliano Allegri tak memasukkannya dalam skuat yang diboyong ke Camp Nou, Selasa (12/3). 

Absennya Pazzini membuat Allegri kian pusing karena Mario Balotelli berstatus cup-tied, sementara Philippe Mexes dan Kevin-Prince Boateng juga masih berjuang melawan cedera.





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Allegri Khawatir Timnya Kelelahan


Allegri menyesalkan kartu merah yang diterima Constant.




AC Milan berhasil mengalahkan Genoa 2-0 melalui gol  Giampaolo Pazzini and Mario Balotelli dalam laga Serie A Italia, Jumat (8/3) waktu setempat meskipun harus bermain dengan sepuluh orang selama sekitar 30 menit.

Kartu merah yang diterima Kevin Constant membuat tim besutan Massimiliano Allegri ini harus mengeluarkan energi ekstra untuk bisa mempertahankan kemenangan.

Allegri menyesalkan kartu merah tersebut sehingga tenaga dan konsentrasi para pemainnya banyak terkuras dan dikhawatirkan sebagian pemain akan kelelahan saat timnya dijamu Barcelona di leg kedua Liga Champions pada hari Selasa mendatang.

"Saya pikir kami bisa menuntaskan pertandingan tanpa menghabiskan banyak energi, tapi kartu merah yang diterima Constant membuat semuanya menjadi rumit sehingga kami harus mengeluarkan tenaga ekstra," ucapnya seusai laga pada Sky Sport.

"Hari Selasa nanti kami akan bertandang ke Barcelona yang merupakan tim terbaik dunia saat ini di Liga Champions, kami harus berada dalam kondisi bugar dan kekuatan penuh dalam laga tersebut. Genoa mampu merepotkan kami terutama di babak kedua saat kami bermain dengan sepuluh orang."

"Saya khawatir dengan kondisi beberapa pemain, mungkin dari mereka ada yang mengalami kelelahan. Tapi saya berharap mereka bisa kembali bugar dan dalam kondisi terbaik saat menghadapi Barca. Kami juga optimis mampu bertahan di peringkat ketiga Serie A dan bahkan bisa lebih tinggi lagi kalau Napoli tersandung dalam beberapa laga mendatang".




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



Bungkam Genoa, AC Milan Dekati Napoli


Kemenangan 2-0 atas Genoa membawa Milan memangkas jarak menjadi dua angka dengan Napoli di urutan kedua.





AC Milan kini berjarak dua angka dari posisi runner-up klasemen Serie A Italia milik Napoli setelah membekap tuan rumah Genoa 2-0 di Luigi Ferraris, Jumat (8/3) malam waktu setempat.

Giampaolo Pazzini membuka keunggulan Rossoneri di pertengahan babak pertama sebelum digandakan Mario Balotelli sesudah istirahat. Meski kemudian harus bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah Kevin Constant, skor dapat dipertahankan Rossoneri hingga bubaran.

Selain menipiskan selisih dengan Napoli, yang baru bermain pada Minggu menghadapi Chievo, kemenangan ini juga merupakan bekal bagus buat Milan untuk menyongsong leg II fase 16 besar Liga Champions di kandang Barcelona, tengah pekan depan.

Sementara itu, kekalahan membuat Grifone terus terpuruk di papan bawah klasemen, tepatnya satu strip di atas zona relegasi dengan nilai tetap 26.

Pasukan Massimiliano Allegri sejatinya tak melakoni start dengan mulus dalam laga ini. Mereka sering berada dalam tekanan Genoa di seperempat jam awal sebelum memperbaiki penampilan menginjak pertengahan babak pertama.

Setelah tendangan melengkung M'Baye Niang digagalkan oleh penyelamatan akrobatik kiper Sebastien Frey, Milan mampu memecahkan kebuntuan pada menit ke-22. Menerima umpan Mathieu Flamini, Pazzini melepaskan tendangan keras dari tepi kotak penalti yang sempat membentur bagian dalam mistar sebelum akhirnya melesat masuk.

Aksi tersebut terbilang senasional karena beberapa saat sebelumnya ia mendapat cedera engkel dan tak lama usai mencetak gol, mantan striker FC Internazionale itu terpaksa ditarik keluar untuk digantikan Mario Balotelli.

Tertinggal, Il Grifone meningkatkan intensitas serangan, namun harus mereka harus rela melihat tiga klaim penalti dalam rentang hanya sepuluh menit ditolak wasit. Pada kesempatan pertama Cristian Zapata memang terlihat tak sengaja melakukan handball, tapi sepasang insiden berikutnya yang melibatkan Niang tampak patut diganjar tendangan 12 pas.

Striker belia Prancis itu menghadang sebuah tandukan akurat Marco Borriello dengan posisi tangan yang jelas terangkat sebelum di momen selanjutnya mendorong Andreas Granqvist yang berusaha menyambut sebuah tendangan bebas dari sisi kiri. Tapi wasit Antonio Damato tetap bergeming dan melanjutkan permainan.

Di babak kedua, Genoa terus berupaya untuk mengejar ketertinggalan. Peluang dihasilkan melalui eksekusi tendangan bebas Cesare Bovo yang sayangnya harus kandas oleh tiang gawang. Selanjutnya giliran Borriello yang mengancam, tapi tembakannya terlalu mudah diantisipasi Christian Abbiati.

Sering digempur, Milan ganti menekan. Sebuah tendangan deras Flamini ditepis dengan brilian oleh Frey, dan dari sepak pojok yang dihasilkan, Rossoneri sukses menggandakan keunggulan. Halauan buruk dari pertahanan Genoa dalam mengantisipasi tendangan penjuru Stephan El Shaarawy membuat Zapata dapat memberikan bola kepada Balotelli, yang langsung melesakkannya ke dalam gawang Frey (60').

Hanya enam menit berselang, Milan menerima pukulan dengan kartu kuning kedua bagi Constant akibat pertikaian sengit dengan Bovo setelah dilanggar oleh gelandang Genoa itu. Kedua pemain sama-sama menerima kartu kuning, tapi Constant sebelumnya sudah dikartu pada babak pertama.

Unggul jumlah pemain, Genoa semakin deras menerapkan tekanan, tapi sampai wasit Damato meniup peluit panjang mereka tak mampu membobol gawang Rossoneri.




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Mario Balotelli Masuk Skuat AC Milan Lawan Genoa

Meskipun masuk ke dalam skuat, pelatih Massimiliano Allegri memastikan penyerang berusia 22 tahun itu tidak akan tampil sebagai starter setelah ia tak berlatih selama delapan hari.




Mario Balotelli termasuk ke dalam 23 pemain yang akan bertandang ke Genoa pada lanjutan Serie A Italia Sabtu [3/8] dini hari nanti. 

Mantan bomber Manchester City itu absen pada laga akhir pekan lalu setelah mengalami cedera pada laga Derby della Madonnina menghadapi FC Internazionale sepekan sebelumnya. 

Meskipun masuk ke dalam skuat, pelatih Massimiliano Allegri memastikan penyerang berusia 22 tahun itu tidak akan tampil sebagai starter setelah ia tak berlatih selama delapan hari. 

Berikut skuat Milan yang disiapkan pada laga tersebut: Abbiati, Amelia, Gabriel, Abate, De Sciglio, Constant, Mexes, Yepes, Zaccardo, Zapata, Ambrosini, Boateng, Flamini, Montolivo, Muntari, Nocerino, Traorè, Balotelli, Bojan, El Shaarawy, Niang, Pazzini, Robinho.





>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.



AC Milan Buka Jalan Ke Perempat-Final


Duo Ghana, Kevin-Prince Boateng dan Sulley Muntari, memastikan Milan mengantungi hasil vital untuk melangkah ke delapan besar.






AC Milan mengantungi modal amat berharga untuk melangkah ke fase perempat-final Liga Champions.
Tidak begitu diunggulkan meski menjadi tuan rumah di San Siro, Si Merah-Hitam sukses mempecundangi salah satu favorit juara, Barcelona, dengan skor 2-0 pada leg pertama putaran 16 besar, Kamis (21/2) dinihari WIB.

Keunggulan dua gol hasil kontribusi dua pemain asal Ghana, Kevin-Prince Boateng dan Sulley Muntari, yang disertai clean sheet ini membuat peluang armada pimpinan Massimiliano Allegri untuk melangkah ke delapan besar terbuka lebar.

El Barca sendiri wajib menang dengan selisih tiga gol bersih pada perjumpaan kedua di Camp Nou, bulan depan, apabila ingin melanjutkan partisipasi di ajang terelite antarklub Benua Biru musim ini.

Babak Pertama
Strategi pelatih Milan, Massimiliano Allegri, untuk mengimbangi Barcelona dengan mempergunakan skema serupa sang lawan, 4-3-3, terbilang cukup berhasil.
Kesamaan pola disertai pressure yang amat ketat dari Milan membuat The Catalans tak dapat leluasa mengembangkan permainan.
Walau El Barca tetap lebih dominan dalam penguasaan bola, seperti biasanya, I Rossoneri sanggup merepotkan lini belakang sang tamu di beberapa kesempatan. Peluang hadir melalui Stephan El Shaarawy, Sulley Muntari, dan Kevin-Prince Boateng meski gagal membuahkan hasil.

Pergerakan dinamis dari nama pertama bahkan tak hanya sekali menghadirkan potensi ancaman.
El Sha rajin menusuk ke dalam kotak penalti guna menyambut umpan-umpan yang kerap datang dari sisi kanan, via Boateng atau Ignazio Abate, tapi sentuhan striker muda Italia berdarah Mesir itu seringkali terlalu deras.
Sementara itu, Barcelona yang kesulitan menciptakan kans bersih sempat mengancam lewat sundulan Gerard Pique dan tendangan Xavi Hernandez dari luar kotak, namun keduanya tampak tidak terlalu membahayakan gawang Christian Abbiati.
Sampai babak pertama berakhir, kebuntuan skor belum berhasil dipecahkan kedua kubu.

Babak Kedua
Jalannya permainan di babak kedua tidak jauh berbeda dengan sebelum turun minum. Barcelona banyak menguasai bola, tetapi susah menerobos barikade pertahanan Milan.
Seperti juga di paruh pertama, Si Merah-Hitam toh tak melulu bertahan. Mereka bahkan sanggup mencuri keunggulan pada menit ke-57. Adalah Boateng yang membuat publik San Siro bergelora dengan gol yang dilesakkannya.
Bermula dari sepakan bebas keras Riccardo Montolivo yang terdefleksi Cristian Zapata, gelandang Ghana itu melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal dijangkau Victor Valdes.
Para pemain Barca memprotes keras karena bola terlihat mengenai tangan Zapata sebelum jatuh ke kaki Boateng, namun wasit Craig Thomson asal Skotlandia tetap mengesahkan gol tersebut.
Gol ini menambah kepercayaan diri pasukan tuan rumah. Tak lama berselang, mereka kembali menebar ancaman dengan diinisiasi aksi Boateng. Ia mengirim umpan silang ke arah El Sha. Beruntung bagi tim tamu, Dani Alves mampu menghalau bola.

Barca sendiri tentunya meningkatkan tempo permainan demi mengejar ketertinggalan. Sejumlah kesempatan diperoleh. Usai tendangan bebas Lionel Messi melenceng jauh dari sasaran, giliran Andres Iniesta yang berpeluang menyamakan kedudukan.
Sayang, sepakannya setelah melakukan cut in dari sisi kiri melebar tipis saja di samping gawang Abbiati. Sesaat kemudian, tembakan bebas yang dieksekusi Xavi juga masih gagal menemui target.
Terlalu memforsir serangan membuat Barca menyisakan banyak lubang di lini belakang. Ini berhasil dieksploitasi Rossoneri untuk menggandakan skor. Mendapat bola dari M’Baye Niang dari kanan, El Shaarawy kemudian melepas umpan terukur buat Muntari yang tak terkawal di kiri kotak penalti Barca. Rekan senegara Boateng itu langsung melesatkan tendangan voli kaki kiri untuk memaksa Valdes kembali memungut bola dari dalam gawangnya (81’).

Sembilan menit sisa waktu normal plus lima menit injury time gagal dimanfaatkan Barcelona untuk setidaknya memperkecil skor dan membawa pulang gol tandang yang berharga.


Susunan Pemain:

Milan (4-3-3): Christian Abbiati; Ignazio Abate, Philippe Mexes, Cristian Zapata, Kevin Constant; Riccardo Montolivo, Massimo Ambrosini, Sulley Muntari; Kevin-Prince Boateng, Giampaolo Pazzini (M'Baye Niang 75'), Stephan El Shaarawy (Bakaye Traore 87').

Cadangan: Marco Amelia, Mattia De Sciglio, Mario Yepes, Bryan Christante, Bojan Krkic.

Barcelona (4-3-3): Victor Valdes; Dani Alves, Gerard Pique, Carles Puyol (Javier Mascherano 88'), Jordi Alba; Xavi Hernandez, Sergio Busquets, Cesc Fabregas (Alexis Sanchez 62'): Pedro Rodriguez, Lionel Messi, Andres Iniesta.

Cadangan: Jose Pinto, Martin Montoya, Thiago Alcantara, Alex Song, Cristian Tello.







>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Massimiliano Allegri: Hadapi Barcelona, AC Milan Harus Berani!

Allegri meminta pasukannya tampil dengan penuh percaya diri jika ingin menang atas Barca.





Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri meminta para pemainnya untuk bermain dengan penuh keberanian saat menjamu Barcelona dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (21/2) dini hari WIB.

“Ini akan menjadi malam yang menyenangkan, ketika sebuah klub tersukses akan berhadapan dengan tim terbaik di dunia. Kami akan mengerahkan segalanya dan menghadapi Barca dengan penuh keberanian, kekuatan, dan semangat tinggi,” ujar Allegri kepada wartawan.

“Tak masalah apakah lawan kami Barca, Juve, atau Real Madrid. Kami harus fokus, berlari banyak, dan tampil baik. Kami harus membatasi penguasaan bola Barca, dan mampu mengolah bola dengan baik ketika mereka memberikan ruang.”

“Besok, kami harus melangkah pasti di lapangan dengan penuh kewaspadaan sehingga kami dapat menyingkirkan mereka dari Liga Champions,” tutur Allegri.



Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Adriano Galliani: Kami Tak Punya Lionel Messi, Tapi Punya Mario Balotelli!


Galliani ikut memuji performa gemilang striker yang baru digaet dari Manchester City itu dalam penampilan perdananya dengan Si Merah-Hitam.






Selain pelatih Massimiliano Allegri, wakil presiden AC Milan, Adriano Galliani, juga tak ketinggalan memuji kebintangan Mario Balotelli dalam kemenangan 2-1 kontra Udinese, Senin (4/2) dinihari WIB.


Seperti diketahui, Balotelli, yang sejatinya diplot di bench, akhirnya main sejak menit pertama menyusul cedera Giampaolo Pazzini di sesi pemanasan, dan ia muncul sebagai pembuka skor buat Rosssoneri di menit ke-25.
Setelah Le Zebrette menyamakan kedudukan lewat Giampiero Pinzi, Super Mario, rekrutan dari Manchester City, masuk papan skor untuk kedua kali melalui eksekusi penalti pada injury time sekaligus mengunci skor akhir 2-1.
“Dia pemain laga besar dan dia menjadi starter setelah Pazzini cedera, sepakbola memang aneh,” kata Galliani.
“Dua gol Balotelli merupakan pertanda takdir dan dia bahkan bisa saja mencetak gol saat laga baru berlangsung 35 detik.”
“Kami tak memiliki [Lionel] Messi tapi kami punya Balotelli. Serangan ini mengingatkan saya pada Barcelona dan kami akan melihat manfaat dalam segi sponsor karena dia baru berumur 22 tahun dan mempunyai potensi hebat.”
Milan akan berhadapan dengan Barcelona bersama Messi-nya di babak 16 besar Liga Champions, namun Balo tak bisa beraksi dalam laga tersebut akibat terkena cup-tied.



Sumber : goal.com/indonesia



>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Massimiliano Allegri Puji Mario Balotelli


Balotelli langsung membuat dua gol dalam debutnya bersama Milan.






Amat puas dengan debut gemilang Mario Balotelli, Massimiliano Allegri pun mengalamatkan sanjungan buat rekrutan anyar dari Manchester City itu.


Dipersiapkan mengisi bangku cadangan dalam laga kontra Udinese di San Siro, Senin (4/2) dinihari WIB tadi, Super Mario akhirnya main sebagai starter karena Giampaolo Pazzini mengalami cedera saat pemanasan.
Kesempatan tersebut tak disia-siakan striker internasional Italia berdarah Ghana itu. Ia memborong dua gol untuk membawa Rossoneri menang 2-1.
“Dia memiliki kualitas teknis dan fisik yang luar biasa,” puji Allegri seperti dikutip laman resmi Si Merah-Hitam.
“Dia dapat mencapai potensi penuhnya di Milan,” imbuh sang allenatore.


Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Debut Mario Balotelli Menangkan AC Milan


Sepasang gol Balotelli dalam debut bersama Milan sukses membawa Setan Merah mengepak tripoin







Debut sempurna dilakoni Mario Balotelli bersama AC Milan di laga versus Udinese, Minggu (3/2) malam waktu lokal. 

Tampil sebagai starter 'dadakan' karena Giampaolo Pazzini cedera saat melakukan pemanasan, Super Mario justru tampil memukau yang disempurnakan dengan sepasang golnya ke gawang Padelli masing-masing di menit 25 dan penalti saat injury time guna memastikan tripoin untuk I Rossoneri setelah Pinzi menyamakan kedudukan di paru kedua. 

Kemenangan ini sukses mengatrol skuat Massimiliano Allegri ke peringkat empat klasemen sementara, melangkahi FC Internazionale dengan poin identik, 40, namun Milan unggul selisih gol. I Rossoneri juga kini hanya tiga poin di belakang Lazio yang menempati zona kualifikasi Liga Champions. 

Sementara I Zebrette harus puas tertahan di posisi sembilan, mengantongi 33 poin.

Babak pertama 
Giampalo Pazzini cedera saat melakukan pemanasan sehingga Mario Balotelli memastikan debutnya sebagai starter. Belum genap satu pertandingan berjalan, Super Mario sudah mengancam gawang Padelli, tapi sepakannya melenceng tipis di sisi gawang. 

Meski Milan mendominasi pertandingan, tidak ada peluang berarti diciptakan tuan rumah. Baru di menit ke-11 terjadi kemelut di depan gawang Padelli. Balotelli memberikan umpan kepada Niang, sudah berhadapan dengan sang kiper attacante muda melepaskan tendangan pelan tapi masih bisa dihalau Padelli. Bola liar nyaris dimaksimalkan Niang, namun sundulannya belum berhasil merobek gawang Udinese. 

Giliran Stephan El SHaarawy mendapat peluang membawa I Rossoneri unggul, usai menerima umpan Ignazio Abate di sisi kanan. Sayang tandukan Il Faraone masih melambung di atas mistar. 

Udinese mencoba memaksimalkan serangan balik. Tapi ancaman skuat besutan Francesco Guidolin dengan cepat diantisipasi bek Milan. 

Publik San Siro bersorak setelah Balotelli berhasil mengoyak jala Padelli. Berawal dari umpan El Shaarawy di sisi kiri, sempat membentur pemain Udinese namun bola akhirnya disambar Super Mario dengan tendangan voli keras yang tidak mampu dihentikan Padelli. 

Tak lama kemudian, sepakan keras Balotelli dari luar kotak penalti nyaris menggandakan keunggulan Setan Merah, tapi kali ini Padelli melakukan penyelamatan dengan cepat.  

Lini depan Milan terlihat terus menggempur pertahanan dan Niang mendapat peluang dari sisi kanan, tapi bola lebih dulu meninggalkan lapangan. Tidak lama berserang, aksi Balotelli kembali menguji ketangguhan Padelli di bawah mistar, namun berhasil dimentahkan portiere tersebut. 

Il Zebrette langsung melakukan serangan balik, tapi mudah saja diamankan Abate yang mengawal sisi kanan pertahanan Milan. 

Justru skuat Massimiliano Allegri yang kembali mendapat peluang. Berawal dari sodoran El Shaarawy di sisi kiri, Flamini yang berdiri di depan gawang tidak mampu memaksimalkan umpan IL Faraone.

Babak kedua 


Milan langsung menyerang di babak kedua, El Shaarawy menguasai bola di sisi kiri tapi sepakannya masih melenceng di sisi gawang. Kemudian kerja sama Balotelli-El Sha mengancam gawang Padelli, tapi tendangan striker berdarah Mesir itu masih terlalu lemah sehingga mudah saja diamankan kiper. 

Udinese yang bertekad mengejar ketertinggalan melakukan serangan. Lazzari berhasil melewati Zapata untuk memberikan umpan kepada Antonio Di Natale, tapi sepakan voli striker veteran masih melebar. 

Kevin Constant melakukan kesalahan yang membuat pemain Udinese mendapatkan ruang di area berbahaya. Hasilnya, Muriel berhasil menyodorkan umpan matag kepada Giampiero Pinzi yang berhasil memperdayai Marco Amelia sekaligus mengubah skor menjadi 1-1. 

Niang mencoba peruntungan untuk membawa Milan kembali unggul, tapi sepakannya masih jatuh di atas mistar. Gol Di Natale berhasil memantik semangat tim tamu. Udinese mulai berani keluar menyerang, namun pertahanan Milan cukup solid untuk mengamankan daerahnya. 

Allegri melakukan pergantian pemain demi menambah daya gedor. Antonio Nocerino ditarik keluar dan Bojan Krkic melengkapi lini serang yang sudah diisi tridente Balotelli - Niang - El Shaarawy. 

Milan kembali membangun serangan lewat kerja sama El Shaarawy dan Niang, tapi sepakan pemain Prancis itu masih menyamping di kanan gawang Padelli. Serangan sporadis dilancarkan I Rossoneri, tendangan keras Montolivo melambung di atas mistar, demikian juga dengan sepakan Bojan dari sisi kiri. 

Tim tamu hampir saja menggandakan kedudukan mereka, Alexander Merkel mengancam gawang Amelia beruntung masih ada El Shaarawy yang ikut membantu pertahanan berhasil membuang bola. 

Tendangan bebas Balotelli dari depan gawang, berhasil dimentahkan Padelli sehingga hanya menghasilkan sepak pojok. Serangan balik Udinese hampir saja membuat Milan terkapar, tapi sepakan Basta setelah melakukan solo run dari kanan melambung jauh di atas mistar Amelia. 

Di menit akhir, wasit menunjuka titik putih setelah El Shaarawy dijatuhkan pemain lawan di kotak terlarang. Balotelli yang menjadi eksektor, sukses memberikan tripoin buat I Rossoneri saat injury time

Susunan Pemain
 
Milan: Amelia; Abate, Zapata, Bonera, Constant; Flamini, Montolivo, Nocerino;Niang, Balotelli, El Shaarawy
Cadangan: Abbiati, Gabriel, Zaccardo, Yepes, Antonini, Ambrosini, Muntari,Boateng, Traorè, Robinho, Bojan, 

Udinese: Padelli; Heurteaux, Danilo, Domizzi, Gabriel Silva; Basta, Pinzi, Allan,Lazzari; Muriel; Di Natale
Cadangan: Scuffet, Favaro, Angella, Heurtaux, Faraoni, Pereyra, Merkel, Campos Toro, Maicosuel, Ranegie, Zielinski



Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini.
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.


Max Allegri Lebih Suka M'Baye Niang Daripada Robinho


Max Allegri secara terang-terangan mengungkapkan dirinya lebih tertarik mengedepankan M'Baye Niang ketimbang Robinho.





Pelatih AC Milan Max Allegri kini lebih tertarik untuk mengedapankan M'Baye Niang ketimbang penyerang yang lebih senior, Robinho.

Penegasan itu disampaikan Allegri kala Milan sukses membukukan kemenangan tipis 1-0 atas Atalanta dalam lanjutan Serie A Italia. Di laga itu, Niang tampil cukup baik dan di mata Allegri, si pemain muda bakal menjadi rencana jangka panjang si pelatih.

"Kami saat ini tengah membangun sebuah tim muda dengan pemain-pemain muda berkualitas," ujar Allegri kepada reporter.

"Saya tidak tahu apakah Robinho masih akan berada di sini musim depan. Jadi untuk sekarang ini saya lebih memilih M'Baye Niang, karena dia memberi saya banyak jaminan lebih," tandas Allegri.



Sumber : goal.com/indonesia




>> Tolong berikan "Likenya" Kalau suka tentang berita ini. 
>> Yang punya Opini tersendiri Silahkan Komentar.

Giampaolo Pazzini Bawa Milan Atasi Bologna



Dua gol Giampaolo Pazzini membawa Milan unggul. Kendati sempat dikejutkan dengan gol bunuh diri Mexes, kubu Rossoneri toh mengemas kemenangan 2-1 Bologna





Babak pertama
Sejak babak pertama digulirkan, Milan berupaya mendominasi penguasaan bola atas tamunya. Namun, anak-anak asuh Max Allegri tampaknya belum sepenuhnya menguasai laga.
Sebaliknya, Bologna memperlihatkan pertahanan solid dan berusaha membendung kubu tuan rumah. Tembok pertahanan solid Rossoblu juga membuat Stephan El Shaarawy kesulitan membuka serangan ke gawang Federico Agliardi setelah menerima umpan dari Kevin Constant.

Namun, setelah kembali gagal memaksimalkan umpan Riccardo Montolivo beberapa menit kemudian, El Shaarawy mendapat peluang emas untuk membawa Rossoneri unggul di menit 12. El Shaarawy yang lolos dari kawalan Bologna berhasil merangsek ke kotak sebelum melepaskan tembakan datar ke pojok kiri gawang Agliardi.
Beruntung bagi Bologna, Agliardi tampil sigap dan membuang bola dengan kakinya.
Pertandingan cenderung berjalan lambat hingga pertengahan babak pertama, di mana Milan kerap kehilangan bola. Sementara, Bologna belum menampilkan ancaman berarti kepada Rossoneri.

Milan baru 'terbangun' di menit 35 lewat umpan silang Constant kepada Giampaolo Pazzini yang menyambar bola dengan sundulan kepalanya. Lagi-lagi, Agliardi melakukan aksi penyelamatan apik untuk menyelamatkan gawangnya.
Beberapa menit berselang, giliran gawang Christian Abbiati yang diuji lewat tendangan jarak jauh Alessandro Diamanti. Namun, upaya Diamanti belum cukup untuk membobol gawang kiper veteran tersebut.
Di penghujung laga, Milan mendapat dua peluang emas yang kembali digagalkan Agliardi. Pertama ketika umpan berbahaya Niang berhasil ditepis Agliardi keluar kotak. Kevin-Prince Boateng kemudian melepaskan umpan kepada El Shaarawy dari pojok kotak sebelum peluang El Shaarawy pun dimentahkan oleh Agliardi.
Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.

Babak kedua

Setelah gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas di babak pertama, armada Rossoneri segera tancap gas di babak kedua. Philippe Mexes bahkan nyaris memecah kebuntuan ketika babak kedua baru berjalan dua menit andai saja tendangan volinya menyambut sepak pojok tidak diblok dengan baik.
Tidak ingin menanggung malu di hadapan pendukungnya sendiri, Milan terus membombardir lini pertahanan Rossoblu. Namun, Agliardi lagi-lagi tampil gemilang untuk menjaga gawangnya tetap 'perawan'.

Pazzini sempat mendapat dua peluang bagus di menit 57 dan 58. Namun, keduanya berakhir sia-sia setelah striker Italia kesulitan menyelesaikan umpan Niang maupun Ignazio Abate.
Dua menit berselang, giliran El Shaarawy yang kembali mengancam gawang Agliardi menyusul tendangan penjuru. Sayang, peluang dari jarak 15 meter itupun kandas setelah Agliardi memamerkan aksi penyelamatan apiknya.
Namun, ketangguhan Agliardi di bawah mistar gawang hanya bertahan hingga menit 65. Pazzini akhirnya berhasil memecah kebuntuan berkat kelihaiannya mengendalikan bola di depan gawang. Meski mendapat tekanan Mikael Antonsson, Pazzini dengan tenang memutar badan dan melepaskan tendangan yang sempat mengenai tubuh bek Bologna sebelum menggetarkan jala gawang Agliardi. 
Umpan silang cantik dari Abate memegang peran besar dalam proses terciptanya gol Pazzini. Kedudukan pun berubah 1-0 untuk Milan.

Bologna sempat mendapat peluang lewat tendangan bebas di menit 81 menyusul pelanggaran Abate terhadap Diamanti. Namun, Christian Pasquato yang masuk menggantikan Michele Pazienza beberapa menit sebelumnya, menyia-nyiakan peluang tersebut setelah tendangannya melambung di atas mistar.
Sial bagi Bologna, tuan rumah menggandakan keunggulan mereka, lagi-lagi melalui Pazzini. Mantan striker Internazionale itu kembali memperlihatkan keliahaiannya di depan gawang setelah menerima umpan silang Boateng. Di tengah penjagaan tiga punggawa Rossoblu, Pazzini mengendalikan bola sebelum melepaskan tendangan yang tidak mampu diantisipasi Agliardi.
Sayangnya, dua menit kemudian, Milan justru kebobolan. Tandukan Pasquato menyambut umpan silang dari sisi kiri jatuh di kaki Mexes yang tidak sengaja menggulirkan bola ke dalam gawang Abbiati.
Beruntung bagi Milan, hingga empat menit injury time, Bologna tidak mampu mencetak gol tambahan sehingga mereka berhasil mengamankan tiga angka penuh di hadapan publik San Siro.

Susunan pemain


AC Milan: Abbiati, Abate, Zapata, Mexes, Constant, Flamini, Montolivo, Boateng, Niang, Pazzini, El Shaarawy

Bologna: Agliardi, Garics, Portanova, Antonsson, Cherubin, Diamanti, Perez, Pazienza, Riverola, Koné, Gilardino



Sumber : goal.com/indonesia

Massimiliano Allegri: Stephan El Shaarawy Tak Boleh Terobsesi Gol



Pelatih Rossoneri ini meminta Il Faraone untuk tidak terlalu mempermasalahkan performanya yang sedang menurun.






Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri meminta Stephan El Shaarawy agar tetap yakin dapat kembali membuka rekening golnya. Dalam tiga pertandingan terakhir di Serie A Italia, El Sha gagal mencatatkan namanya di papan skor.

“Stephan El Shaarawy masih muda dan tidak boleh terlalu terobsesi karena jarang mencetak gol akhir-akhir ini,” ungkap Allegri dalam konferensi pers.
“Klub telah memilih untuk memfokuskan diri pada pemain muda, dan dengan dukungan para pemain senior seperti Kaka,” tambahnya
Allegri lalu mendiskusikan tentang rumor yang menyebutkan dirinya akan dipecat di akhir musim. “Saya masih memiliki kontrak di Milan, selebihnya hanyalah spekulasi. Saya memiliki hubungan baik dengan [presiden] Silvio Berlusconi. Jadi saya yakin akan tempat saya di tim,” tuturnya.



Sumber : goal.com/indonesia

Santos Masih Berusaha Tawar Robinho


Meski terganjal masalah dana, Santos masih berambisi mendapatkan Robinho.





AC Milan sudah melepas Alexandre Pato ke Corinthians pada bursa transfer Januari ini. Pemain lainnya yang diyakini akan segera hengkang adalah Robinho.

Penyerang asal Brasil itu kemungkinan besar akan kembali ke Brasil dan bergabung dengan Santos. Namun nilai transfer Robinho yang tidak diungkapkan jumlahnya, menjadi ganjalan utama bagi Santos.

Mereka tidak punya dana yang cukup untuk memulangkan Robinho, apalagi mereka baru saja mendatangkan Walter Montilo dari Cruzeiro dengan nilai transfer €6 juta.

Namun menurut berita terbaru dari ESPN Brasil, Santos belum bersedia mengibarkan bendera putih. Hal itu ditegaskan oleh wakil presiden klub Odilio Rodrigues.

Menurut Rodrigues, pihaknya masih menjalin kontak dengan Milan dan segala sesuatunya bisa saja terjadi selama bursa transfer belum ditutup.






Sumber : goal.com/indonesia